Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Mei 2026 | Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) telah menunjukkan ketajaman mereka dalam melihat peluang bisnis yang berdampak sosial dan lingkungan. Melalui konsep green entrepreneurship atau kewirausahaan hijau, tim mahasiswa UNM berhasil meraih pendanaan nasional pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 skema PKM-Kewirausahaan (PKM-K) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Prestasi ini diraih melalui proposal inovatif berjudul SERATIM BAG: Transformasi Serat Sabut Kelapa menjadi Kotak Pendingin Ramah Lingkungan sebagai Solusi Pengganti Styrofoam yang Berkelanjutan dan Inovatif. Melalui inovasi ini, tim mahasiswa menghadirkan solusi alternatif pengganti styrofoam berbahan dasar serat sabut kelapa yang selama ini sering dianggap limbah pertanian.
Dengan sentuhan inovasi dan pendekatan bisnis berkelanjutan, limbah tersebut diolah menjadi kotak pendingin (cooler box) ramah lingkungan yang mampu menahan suhu secara optimal sekaligus mendukung pengurangan sampah sulit terurai. Tim SERATIM BAG diketuai oleh Zahra Maysarah Bachtiar dari Program Studi Bisnis Digital dengan anggota Nikita Maharani, Salma Ananda, Jahra Fatia Hidayat dari Prodi Bisnis Digital, serta Ardelia Saviera dari Program Studi Manajemen.
Ketua Program Studi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut sebagai bentuk nyata implementasi pembelajaran kewirausahaan berbasis inovasi dan keberlanjutan. Menurutnya, mahasiswa saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan bisnis, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan.
UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir kreatif, adaptif, dan visioner dalam membangun usaha berbasis teknologi maupun green business. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa UNM dapat menjadi generasi entrepreneur yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Selain itu, tim mahasiswa UNM Margonda juga berhasil lolos pendanaan nasional dengan inovasi bertajuk ECOCANDLE: Inovasi dan Komersialisasi Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah Berbasis Ekonomi Sirkular. Inovasi ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, yang masih sering dianggap tidak memiliki nilai guna dan berpotensi mencemari lingkungan.
Melalui ide kreatif tersebut, minyak jelantah diolah menjadi lilin aromaterapi bernilai jual tinggi sekaligus membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan. Ketua tim, Nabila Putri Aulia, mengatakan ECOCANDLE dikembangkan bukan hanya sebagai produk bisnis, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap isu keberlanjutan lingkungan.
Keberhasilan ini menjadi bukti Program Studi Bisnis Digital UNM Kampus Margonda terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga berani menciptakan inovasi, membaca peluang pasar, menyusun strategi usaha, dan mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Kampus UNM Kampus Margonda, Andry Maulana, menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan Tim ECOCANDLE menunjukkan bahwa lingkungan kampus memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia bisnis digital.
UNM-Los Alamos juga telah mengadakan upacara untuk menghormati 70 lulusan mereka pada tanggal 15 Mei di Duane Smith Auditorium. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan menandai pencapaian penting bagi para lulusan.
UNM juga memiliki berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan mahasiswa, termasuk Student Union Building yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa. Fasilitas ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari tempat makan hingga ruang pertemuan.
Dalam beberapa kasus, UNM juga terlibat dalam kasus hukum, seperti manipulasi laporan proyek lab kampus yang melibatkan kontraktor. Namun, hal ini tidak menghambat kemajuan dan inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan staf UNM.
Secara keseluruhan, Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan inovasi dan kewirausahaan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, diharapkan mahasiswa UNM dapat menjadi pemimpin dan pelopor dalam menghadapi tantangan global dan membangun masa depan yang lebih baik.











