Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juli 2026 | Sebuah insiden mengerikan terjadi pada sebuah penerbangan Ryanair dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman. Penumpang bernama Ljubiša Karović, 61, dari Serbia, hampir tersedot keluar dari jendela pesawat yang pecah di ketinggian 20.000 kaki.
Insiden ini terjadi ketika pesawat masih dalam tahap awal penerbangan. Tiba-tiba, terdengar suara keras seperti ban mobil yang meletus, dan kemudian jendela pesawat pecah. Penumpang lainnya yang berada di dekatnya berhasil menariknya kembali ke dalam pesawat.
Menurut laporan, penumpang yang terlibat dalam insiden ini menderita luka leher dan memar di beberapa bagian tubuh. Ia juga mengalami syok dan kehilangan kesadaran beberapa kali karena kurangnya oksigen di ketinggian tersebut.
Pesawat kemudian melakukan pendaratan darurat di Bandara Thessaloniki, dan penumpang yang terluka dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, penumpang lainnya dipindahkan ke pesawat lain untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Insiden ini telah menyebabkan kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan, terutama setelah beberapa insiden serupa terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas penerbangan setempat telah meluncurkan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini.
Dalam sebuah pernyataan, Ryanair mengatakan bahwa pesawat mereka telah melakukan pendaratan darurat setelah jendela penumpang pecah, dan semua penumpang telah dipindahkan ke pesawat lain untuk melanjutkan perjalanan mereka. Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan otoritas penerbangan untuk mengetahui penyebab insiden ini.
Kesimpulan dari insiden ini adalah bahwa keselamatan penerbangan harus selalu menjadi prioritas utama. Perusahaan penerbangan harus memastikan bahwa semua pesawat mereka dalam kondisi baik dan bahwa semua penumpang memiliki pengetahuan yang cukup tentang prosedur keselamatan darurat.











