Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Mei 2026 | Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia tengah bersih-bersih sekaligus merampingkan anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dari 67 menjadi 19 entitas.
Rencana itu diketahui dari hasil pertemuan Kepala Badan Pelaksana (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria dengan Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji, di Wisma Danantara pada Senin (25/5).
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional perusahaan. Dengan demikian, diharapkan pula dapat meningkatkan daya saing dan kemampuan perusahaan dalam menghadapi persaingan di industri telekomunikasi.
Sementara itu, di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah tipis pada perdagangan saham Jumat, (29/5/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 50,1 triliun.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup melemah tipis 0,05% menjadi 6.127,38. Indeks saham LQ45 merosot 1,49% menjadi 611,16. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Sebanyak 409 saham melemah sehingga bebani IHSG. 271 saham menguat dan 137 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.377.153 kali dengan volume perdagangan saham 47,2 miliar saham.
Nilai transaksi harian saham Rp 50,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.870.
Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG terus mengalami fluktuasi. Namun, dengan langkah strategis yang diambil oleh Danantara dan perusahaan-perusahaan lainnya, diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kesimpulan, langkah Danantara dalam merampingkan anak usaha Telkom dan IHSG yang berbalik arah melemah tipis merupakan dua hal yang berbeda namun saling terkait dalam konteks ekonomi Indonesia. Dengan demikian, perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam untuk memahami dinamika yang terjadi di pasar saham dan industri telekomunikasi.











