Ekonomi

IHSG Menguat di Level 6.074,62, Saham RANS Mengalami Koreksi Tajam

×

IHSG Menguat di Level 6.074,62, Saham RANS Mengalami Koreksi Tajam

Share this article
IHSG Menguat di Level 6.074,62, Saham RANS Mengalami Koreksi Tajam
IHSG Menguat di Level 6.074,62, Saham RANS Mengalami Koreksi Tajam

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan kinerja positif dan sukses merebut kembali level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026). IHSG ditutup menguat 113,48 poin atau 1,92 persen ke level 6.037,84. Penguatan ini dipicu oleh sentimen positif global setelah lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings, mempertahankan peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.

Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) justru menjadi salah satu emiten dengan tekanan jual terbesar. Saham perusahaan yang dikendalikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu ditutup melemah 10,53% ke level Rp204 per saham. Meski terkoreksi, aktivitas perdagangan saham RANS tetap sangat tinggi. Nilai transaksinya mencapai sekitar Rp820,6 miliar, menjadikannya salah satu saham teraktif pada perdagangan hari itu.

📖 Baca juga:
Bank Sentral Asia Menghadapi Tantangan Baru

Pada awal perdagangan, saham RANS sempat melesat dan dibuka di level Rp280 per saham, bahkan menyentuh posisi tertinggi harian (intraday high) di Rp282 per saham. Namun, arah pergerakan berubah setelah jeda sesi pertama. Tekanan jual semakin besar, sehingga harga saham terus melemah hingga sempat menyentuh level terendah harian di Rp200 per saham sebelum akhirnya ditutup di level Rp204 per saham.

Peringkat S&P Global Ratings untuk Indonesia menilai pelemahan posisi fiskal dan eksternal Indonesia bersifat sementara, serta berpotensi membaik seiring kenaikan harga komoditas dan upaya pemerintah meningkatkan penerimaan negara. S&P menyatakan prospek stabil mencerminkan ekspektasi penerimaan negara akan terus pulih pada tahun ini, dan penerimaan ekspor akan meningkat seiring penguatan harga komoditas.

📖 Baca juga:
PMK 27/2026: Kemenkeu Atur Anggaran OJK Tanpa Mengurangi Independensinya

Secara sektoral, mayoritas indeks sektor saham kompak menghijau. Kenaikan tertinggi dipimpin oleh sektor barang baku yang melonjak 2,96 persen, disusul sektor energi naik 2,66 persen, dan sektor perindustrian melesat 2,44 persen. Lebih lanjut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/7/2026), setelah berhasil kembali menembus level psikologis 6.000 pada sesi sebelumnya.

IHSG tercatat menguat 36,77 poin (0,61%) ke level 6.074,62 pada penutupan perdagangan Selasa (14/7/2026). Statistik perdagangan mencatatkan nilai transaksi Rp10,22 triliun, volume 21,84 miliar saham, dan frekuensi 1,84 juta kali. Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 10,00 poin (0,06 persen) ke Rp 18.099 per dolar AS.

📖 Baca juga:
Harga Emas XAUUSD Turun, Apa yang Mempengaruhi Harga Emas?

Kesimpulan, IHSG mencatatkan kinerja positif dan sukses merebut kembali level psikologis 6.000. Namun, saham RANS justru mengalami koreksi tajam. Penguatan IHSG dipicu oleh sentimen positif global setelah lembaga pemeringkat internasional mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *