Politik

Skandal Korupsi MBG: Yahya Zaini Minta Tunggu Hasil Audit BPK

×

Skandal Korupsi MBG: Yahya Zaini Minta Tunggu Hasil Audit BPK

Share this article
Skandal Korupsi MBG: Yahya Zaini Minta Tunggu Hasil Audit BPK
Skandal Korupsi MBG: Yahya Zaini Minta Tunggu Hasil Audit BPK

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan publik. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, meminta masyarakat untuk menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum membuat kesimpulan.

Yahya Zaini menegaskan bahwa audit terhadap pengelolaan anggaran pemerintah pada dasarnya merupakan kewenangan lembaga resmi negara. Ia percaya BGN telah menjalani proses audit oleh BPK selaku badan resmi yang mengaudit anggaran kementerian dan lembaga.

📖 Baca juga:
Hari Lahir Pancasila: Refleksi dan Kedekatan Tokoh Politik

Menanggapi aksi demonstrasi yang digelar di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) dengan tuntutan agar program MBG diaudit, Yahya Zaini memastikan penyampaian aspirasi tersebut merupakan hak masyarakat yang harus dihormati.

Yahya Zaini juga menyebut BPK memiliki kewenangan melakukan audit investigasi apabila diperlukan untuk kepentingan tertentu. Langkah tersebut dinilai penting apabila ditemukan indikasi masalah dalam tata kelola maupun penggunaan anggaran.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Dudung menjelaskan bahwa keterlibatannya selama ini hanya sebatas membantu menjembatani komunikasi antara pengelola pesantren dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar para santri dapat menjadi penerima manfaat program MBG.

📖 Baca juga:
Jokowi Siap Keliling Indonesia, Projo Bantah Tudingan demi Gibran di Pilpres 2029

Dudung juga mengungkapkan bahwa hingga kini pembangunan dapur SPPG yang dimaksud belum terealisasi. Ia menuturkan, pihak pesantren kemudian meminta dirinya untuk mempertemukan mereka dengan Dadan Hindayana yang saat itu menjabat sebagai Kepala BGN.

Setelah proses perkenalan dilakukan, Dudung mengaku tidak lagi mengikuti perkembangan komunikasi maupun tindak lanjut program tersebut. Dudung menjelaskan bahwa keterlibatannya selama ini hanya sebatas membantu menjembatani komunikasi antara pengelola pesantren dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar para santri dapat menjadi penerima manfaat program MBG.

Komisi IX juga meminta BGN melakukan evaluasi terkait variasi menu yang disiapkan SPPG. Dengan demikian siswa tidak bosan dan mau menghabiskan MBG.

📖 Baca juga:
Kompolnas Diperkuat Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri: Reformasi Besar di Bawah Presiden

Yahya Zaini mendesak Menteri Keuangan untuk mencairkan anggaran terkait dengan program MBG karena terkait dengan jutaan penerima manfaat yang harus tetap terlayani.

Kesimpulan, skandal korupsi MBG masih dalam proses penyelidikan. Masyarakat harus menunggu hasil audit BPK sebelum membuat kesimpulan. Yahya Zaini mendesak Menteri Keuangan untuk mencairkan anggaran terkait dengan program MBG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *