Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Pemadaman listrik bergilir di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dalam sepekan terakhir menjadi perhatian masyarakat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan klarifikasi terkait penyebab pemadaman listrik tersebut. Menurut Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, stok komoditas energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih dalam kondisi aman.
Dwi Anggia menegaskan bahwa pemadaman listrik di Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis, bukan karena krisis pasokan batu bara. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan PLN untuk mengatasi kendala teknis agar pemadaman listrik tidak terulang kembali di masa depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga membantah soal listrik padam akibat pasokan batu bara ke pembangkit listrik menipis. Menurutnya, listrik padam karena terdapat gangguan teknis. Sementara untuk pasokan batu bara untuk pembangkit listrik, kata Bahlil, masih aman.
Bahlil mengakui bahwa ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN, dan akan diselesaikan dalam waktu secepatnya. Ia memastikan bahwa pemulihan akan dilakukan secepat mungkin, sehingga menyebut tidak akan ada lagi proses pemadaman.
Kementerian ESDM bersama PLN akan terus berupaya memperbaiki kendala teknis yang terjadi di lapangan. Ia juga memastikan agar ke depan tidak terjadi pemadaman listrik lagi.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Jabodetabek mengalami pemadaman listrik bergilir yang cukup lama. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan pemadaman listrik tersebut. Namun, dengan klarifikasi dari pemerintah, masyarakat dapat merasa lega karena penyebab pemadaman listrik bukan karena krisis pasokan batu bara.
Pemerintah berharap bahwa dengan klarifikasi ini, masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya terjadi. Pemerintah juga berharap bahwa masyarakat dapat sabar menunggu pemulihan listrik yang sedang dilakukan oleh PLN.











