BERITA

Marinir TNI AL: Dari Penembakan di Yahukimo Hingga Latihan RIMPAC 2026

×

Marinir TNI AL: Dari Penembakan di Yahukimo Hingga Latihan RIMPAC 2026

Share this article
Marinir TNI AL: Dari Penembakan di Yahukimo Hingga Latihan RIMPAC 2026
Marinir TNI AL: Dari Penembakan di Yahukimo Hingga Latihan RIMPAC 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juni 2026 | Korps Marinir TNI AL telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan pasukannya. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar latihan operasi tempur darat dan udara, serta latihan menembak secara intensif dalam rangka persiapan mengikuti ajang Latihan Bersama (Latma) Multilateral (Rim of The Pacific) RIMPAC 2026 di Hawaii, Amerika Serikat.

Selain itu, Korps Marinir TNI AL juga telah mengukuhkan 947 prajurit baru dalam momen sakral Upacara Pembaretan yang berlangsung di Pantai Baruna, Malang Selatan, Jawa Timur. 947 prajurit baru tersebut terdiri atas Bintara dan Tamtama yang telah melalui rangkaian masa pendidikan selama dua bulan.

📖 Baca juga:
Cuaca Ekstrem di Indonesia: Badan Meteorologi Prakirakan Hujan Lebat

Di sisi lain, Satgas Damai Cartenz telah menangkap dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terlibat aksi penembakan mobil Marinir TNI AL di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penangkapan tersebut dilakukan setelah tim gabungan melakukan pemantauan terhadap target yang berada di kawasan Ruko Blok A, Distrik Dekai.

Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Gobang VIII Yonif 2 Marinir juga telah melaksanakan patroli humanis di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.

Dalam patroli tersebut, personel Satgas Yonif 2 Marinir berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta membagikan makanan ringan kepada anak-anak. Kehadiran prajurit disambut hangat oleh warga yang merasakan manfaat dari keberadaan Satgas di wilayah tersebut.

BAIC Indonesia juga telah memperluas pasar kendaraan operasional atau fleet melalui model SUV off-road andalannya, BAIC BJ40 Plus. Setelah lebih dulu masuk ke lingkungan militer, kini kendaraan tersebut mulai dikirim ke sejumlah instansi lain, termasuk kepolisian, marinir, hingga sektor pertambangan.

Kesimpulan, Korps Marinir TNI AL terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan pasukannya, serta mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Dengan demikian, diharapkan Korps Marinir TNI AL dapat menjadi pasukan yang lebih tangguh dan efektif dalam menjalankan tugasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *