BERITA

Isak Tangis Keluarga Jemaah Haji di Lumajang, 1.256 Orang Berangkat ke Tanah Suci

×

Isak Tangis Keluarga Jemaah Haji di Lumajang, 1.256 Orang Berangkat ke Tanah Suci

Share this article
Isak Tangis Keluarga Jemaah Haji di Lumajang, 1.256 Orang Berangkat ke Tanah Suci
Isak Tangis Keluarga Jemaah Haji di Lumajang, 1.256 Orang Berangkat ke Tanah Suci

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Mei 2026 | Suasana haru menyelimuti prosesi pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Sebanyak 1.256 jemaah calon haji resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Prosesi pemberangkatan dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama jajaran Forkopimda dengan pelepasan simbolis melalui kibaran bendera. Para jemaah kemudian diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya.

📖 Baca juga:
Bekasi Bergelora: Haji Massal, Kontroversi Bullying, Ikan Sapu-sapu, dan Proyek Energi Bersih Mengguncang Kota

Salah satu jemaah, Joko Wiryanto, warga Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, merasakan kebahagiaan setelah menunggu 14 tahun untuk berangkat haji. "Saya sudah menunggu 14 tahun untuk berangkat haji. Alhamdulilah hari ini bisa berangkat. Perasaannya bahagia sekali," ujar Joko Wiryanto.

Di sisi lain, suasana haru tampak dari keluarga yang turut mengantar hingga Pendopo Kabupaten Lumajang. Tangis pecah saat momen perpisahan tak terhindarkan. "Yang berangkat haji kakak saya yang sudah. Perasaan keluarga sedih dan bahagia," ujar salah satu keluarga haji, Gayo.

📖 Baca juga:
Tragedi Jemaah Haji Tegal Meninggal di Madinah, Sesak Napas Usai Tiba di Bandara

Para keluarga pun melambaikan tangan tanda perpisahan saat jemaah haji berangkat ke Tanah Suci. Momen perpisahan ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam prosesi pemberangkatan jemaah haji.

Dalam keseluruhan prosesi pemberangkatan, kebahagiaan dan kesedihan bercampur menjadi satu. Jemaah haji yang berangkat merasakan kebahagiaan karena telah bisa menunaikan ibadah haji, sedangkan keluarga yang ditinggalkan merasakan kesedihan karena harus berpisah dengan sanak keluarga.

📖 Baca juga:
Pencurian Alat Pantau Gunung Semeru di Kopirejo Ganggu Monitoring, Polisi Turun dan Jalur Pendakian Dibuka Kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *