Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Mei 2026 | Polisi sedang memburu dua pelaku begal sadis yang telah melakukan aksi kejahatan di Astana Anyar, Bandung. Para pelaku ini telah mengaku sebagai anggota polisi untuk memperdaya korban.
Menurut Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan, kejadian ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Terminal Leuwipanjang, pada malam hari sekitar pukul 23.30 WIB. Korban yang menjadi target para pelaku adalah seorang pria berinisial RRA (28) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas.
Para pelaku yang telah diamankan adalah Yukie Nurrokhim Suryana, Rizal Surya Dilaga, dan Agustian Rahman. Mereka menggunakan dua unit motor, yaitu motor Honda Beat warna hitam milik pelaku dan motor Yamaha Mio warna putih merah milik korban.
Untuk memperdaya korban, para pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan melakukan pemeriksaan terhadap tas dan handphone korban. Setelah itu, korban dan temannya dibonceng oleh pelaku menggunakan kendaraan milik pelaku dan korban.
Setelah sampai di Jalan Babakan Ciparay dekat KOPTI, korban dan temannya diturunkan oleh pelaku dengan alasan pelaku hendak buang air kecil. Kemudian, para pelaku kabur ke arah Simpang Lima-B dan korban berteriak-teriak minta tolong dan mengejar pelaku.
Saat korban minta tolong, pelaku malah meneriaki balik jika korban merupakan pelaku begal. Setelah di sekitar Jalan Babakan Ciparay dekat Kios Ayam Goreng D’Besto, ketiga pelaku meneriaki korban begal dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban.
Korban yang menjadi target para pelaku ini telah menjadi perhatian publik setelah kejadian ini viral di media sosial. Polisi telah menangkap para pelaku dan mereka telah diamankan ke Mako Polsek Babakan Ciparay.
Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa para pelaku begal sadis telah menggunakan cara-cara licik untuk memperdaya korban. Mereka mengaku sebagai anggota polisi untuk memperdaya korban dan melakukan aksi kejahatan. Polisi telah menangkap para pelaku dan mereka akan diadili atas tindakan mereka.











