Religi

Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Meraih Berkah di Bulan Safar dan Menghindari Kesalahan

×

Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Meraih Berkah di Bulan Safar dan Menghindari Kesalahan

Share this article
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Meraih Berkah di Bulan Safar dan Menghindari Kesalahan
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Meraih Berkah di Bulan Safar dan Menghindari Kesalahan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juli 2026 | Khutbah Jumat pada 24 Juli 2026 membawa tema meraih berkah di Bulan Safar. Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah dan memiliki banyak peristiwa bersejarah penting, termasuk hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Namun, di kalangan masyarakat Jawa, Bulan Safar kerap dihubungkan dengan mitos bulan sial dan banyak bencana.

Rasulullah SAW membantah mitos tersebut dan bahkan menyelenggarakan acara penting, seperti menggelar acara pernikahan di bulan Safar. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah ra disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Tidak ada penyakit menular, tidak ada ramalan buruk, tidak ada kesialan karena burung hammah, tidak ada sial bulan Safar, dan larilah kamu dari penyakit kusta seperti kamu lari dari singa”.

📖 Baca juga:
Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Jadwal Libur Nasional, dan Peluang Long Weekend

Sementara itu, pada hari yang sama, umat Buddha merayakan Hari Raya Asadha atau Asalha Mahapuja 2570 BE. Peringatan ini dimeriahkan dengan kirab yang berlangsung dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Kirab Asalha Mahapuja digelar oleh Sangha Theravada Indonesia dan diikuti oleh belasan ribu orang.

Di lain pihak, umat Katolik juga merayakan hari biasa pekan XVI tahun A dengan tema “Hati yang Menjadi Tanah Subur”. Renungan katolik disiapkan untuk membantu umat memahami pentingnya memiliki hati yang subur dan siap menerima firman Tuhan.

📖 Baca juga:
Mengenal Makna Idul Adha: Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Berkurban

Dalam konteks shalat Jumat, umat Islam dianjurkan untuk diam dan menyimak khutbah dengan saksama. Memainkan HP saat khutbah Jumat tidak membatalkan shalat Jumat, namun perbuatan tersebut hukumnya makruh dan dapat mengurangi pahala. Sementara itu, jamaah yang baru datang ketika khutbah sedang berlangsung tetap disunnahkan melaksanakan shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat secara singkat sebelum duduk mendengarkan khutbah.

Dengan demikian, khutbah Jumat 24 Juli 2026 membawa pesan penting bagi umat Islam untuk meraih berkah di Bulan Safar dan menghindari kesalahan dalam beribadah. Umat Buddha dan Katolik juga merayakan hari-hari penting mereka dengan tema dan kegiatan yang unik.

📖 Baca juga:
Mengenal Keutamaan Waktu Magrib dan Puasa Arafah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *