Religi

Mengenal Makna Idul Adha: Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Berkurban

×

Mengenal Makna Idul Adha: Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Berkurban

Share this article
Mengenal Makna Idul Adha: Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Berkurban
Mengenal Makna Idul Adha: Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Berkurban

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Mei 2026 | Hari Raya Idul Adha merupakan hari besar umat Islam yang diperingati setiap 10 Dzulhijjah untuk mengenang ketaatan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT saat bersedia mengorbankan anaknya, Nabi Ismail. Idul Adha bukan hanya hari penyembelihan hewan kurban, melainkan juga hari penyembelihan penyakit hati, hari revolusi batin, hari di mana egoisme harus dipotong dan keikhlasan harus ditumbuhkan.

Perintah kurban berakar dari kisah pengorbanan Nabi Ibrāhīm dan Nabi Ismā'īl 'alayhimā as-salām. Dari kisah itu, kita belajar bahwa sebelum pisau menyentuh leher Ismā'īl, yang disembelih terlebih dahulu adalah ego dan nafsu manusia. Allah berfirman: يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

📖 Baca juga:
Panduan Lengkap Kalender Mei 2026: Tanggal Merah, Cuti Bersama, dan Long Weekend

Idul Adha adalah momentum perubahan, bukan sekadar tradisi tahunan. Inilah hari untuk memperbarui janji kepada Allah bahwa kita siap menjadi hamba yang lebih bersih, lebih taat, dan lebih ikhlas. Setidaknya terdapat 4 hal utama yang dapat kita ulas di pagi hari ini, yaitu: Idul Adha sebagai revolusi hati dari ego menuju ikhlas, perintah kurban berakar dari kisah pengorbanan Nabi Ibrāhīm dan Nabi Ismā'īl, pentingnya memperbarui janji kepada Allah, dan Idul Adha sebagai hari untuk memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan.

📖 Baca juga:
Mengenal Idul Adha 2026: Makna, Tradisi, dan Ucapan

Marilah kita mengucapkan Syukur keHadirat Allah SWT. Tuhan semesta Alam yang telah melimpahkan nikmat dan rahmat-Nya. Shalawat serta salam marilah kita panjatkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Karena beliaulah yang telah membawa kita dari kegelapan menuju cahaya terang benderang Addinul Islam.

📖 Baca juga:
Mengenal Puasa Sebelum Idul Adha: Keutamaan dan Amalan di Bulan Dzulhijjah

Dalam kesempatan ini, Khatib berwasiat kepada diri pribadi sendiri dan juga kepada jamaah sekalian agar tetap senantiasa memelihara serta meningkatkan Taqwa kita kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *