Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Juli 2026 | Sholat menjadi salah satu ibadah penting bagi umat Islam, dan memahami jadwal sholat yang akurat sangatlah penting. Selain sholat wajib lima waktu, sholat tahajud juga merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Sholat tahajud dilakukan pada malam hari, setelah bangun tidur, dan memiliki kedudukan istimewa karena dikerjakan pada waktu yang sunyi.
Menurut beberapa sumber, sholat tahajud dapat dikerjakan minimal dua rakaat, namun tidak ada batasan maksimal. Waktu pelaksanaan sholat tahajud biasanya dilakukan di sepertiga malam, setelah tidur, meski tidurnya sebentar. Namun, pertanyaan apakah jam 4 masih bisa sholat tahajud sering muncul ketika seseorang terbangun mepet menjelang Subuh.
Jawaban singkatnya, sholat tahajud pada pukul 4 tetap sah selama azan Subuh belum berkumandang. Kunci utamanya bukan pada angka jam yang tertera di layar ponsel, melainkan pada sudah masuk atau belumnya waktu Subuh di daerahmu. Karena itulah jadwal Subuh setiap kota perlu dicek lebih dulu sebelum memutuskan untuk sholat malam.
Sheikh Ahmad Kutty, dosen senior di Islamic Institute of Toronto, menyatakan bahwa batas mengerjakan tahajud adalah ketika waktu Subuh tepat dimulai, meski waktu utamanya berakhir 10 sampai 15 menit sebelumnya. Sebelum menjawabnya, penting memahami arti tahajud lebih dulu. Secara bahasa, tahajud berarti bangun dari tidur, sedangkan menurut istilah fikih ia adalah sholat sunnah malam yang dikerjakan sesudah tidur, meski hanya sebentar.
Inilah yang membedakan tahajud dari sholat malam lain, seperti witir yang bisa langsung dikerjakan bakda Isya. Hukumnya sunnah muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan karena tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW. Lalu, apakah jam 4 masih bisa sholat tahajud? Jawabannya boleh, selama waktu Subuh belum masuk.
Mengacu pada Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, rentang waktu tahajud terbentang sejak selesai sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Dengan begitu, pukul 4 dini hari umumnya masih berada dalam rentang yang sah untuk menegakkan tahajud dua rakaat maupun lebih. Yang perlu digarisbawahi, waktu Subuh setiap wilayah tidak sama dan berubah menurut musim.
Jika di kotamu azan Subuh baru berkumandang pukul 04.40, maka sholat pada pukul 04.00 atau 04.30 jelas masih terhitung tahajud. Sebaliknya, bila Subuh sudah masuk pukul 04.20, sholat pada pukul 04.30 tidak lagi dihitung sebagai tahajud. Karena itu, mengecek batas sholat tahajud lewat jadwal salat setempat jauh lebih tepat daripada berpatokan pada satu angka.
Prinsip ini ditegaskan Ustadz Tabraze Azam, yang menjawab pertanyaan tentang tahajud pukul 03.30 saat Subuh masuk pukul 03.53, "Ya, itu diperbolehkan; secara teknis, sholat malam adalah sholat yang dikerjakan setelah Isya dan sebelum Subuh." Meski demikian, ada satu syarat yang tidak boleh dilupakan. Sebagaimana disampaikan Tim Layanan Syariah Kementerian Agama, tahajud harus didahului tidur walau sejenak; bila sholat malam dilakukan tanpa tidur lebih dulu, ia tetap bernilai qiyamul lail tetapi tidak disebut tahajud.
Sholat tahajud memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama jika dilakukan di sepertiga malam terakhir. Pada waktu ini, seorang hamba memiliki kesempatan untuk lebih khusyuk mendekat kepada Allah SWT. Sejak dahulu, para ulama dan orang saleh menempatkan Tahajud sebagai amalan utama dalam menjaga ketenangan hati dan memperkuat keimanan.
Tidak hanya bernilai pahala besar, Tahajud juga diyakini sebagai salah satu pintu terbukanya pertolongan dan kemudahan hidup bagi seorang Muslim. Inilah yang membuat Tahajud menjadi ibadah yang sarat makna dan keberkahan bagi siapa pun yang melaksanakannya dengan ikhlas.
Untuk melakukan sholat tahajud, seseorang harus memiliki niat yang ikhlas dan kemauan yang kuat. Sholat tahajud dapat dikerjakan dengan minimal dua rakaat, dan tidak ada batasan maksimal. Setelah selesai sholat, disunnahkan untuk melakukan dzikir dan berdoa kepada Allah SWT.
Dalam melakukan sholat tahajud, seseorang harus memperhatikan beberapa hal, seperti membersihkan diri, menghadap kiblat, dan melaksanakan sholat dengan khusyuk. Dengan demikian, sholat tahajud dapat menjadi ibadah yang sangat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi seseorang.
Kesimpulan, sholat tahajud adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan yang sangat besar. Dengan melakukan sholat tahajud, seseorang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya, serta mendapatkan keberkahan dan pertolongan dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita melakukan sholat tahajud dengan ikhlas dan khusyuk, agar kita dapat merasakan keberkahan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.











