Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Juli 2026 | Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW. Ibadah ini dikerjakan selama tiga hari berturut-turut di pertengahan setiap bulan Hijriah dan memiliki keutamaan pahala yang besar.
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan sebanyak tiga hari setiap bulan, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, selain pada hari-hari tasyrik. Istilah Ayyamul Bidh secara harfiah memiliki arti “hari-hari putih”. Penamaan ini merujuk pada kondisi di mana pada tiga malam tersebut, sinar bulan tampak paling terang dan memancar penuh.
Menurut riwayat at-Tirmidzi, puasa tiga hari setiap bulan bisa dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15. Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 bertepatan dengan Safar 1448 Hijriah. Mengacu pada kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, puasa Ayyamul Bidh bulan ini jatuh pada Selasa-Kamis, 28-30 Juli 2026.
Bagi yang ingin menjalankan puasa sunnah ini, niat dapat dibaca sejak malam ini, Senin 27 Juli 2026, sebelum memasuki waktu Subuh. Niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi sunnatan lillāhi ta’ālā). Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala”.
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh antara lain adalah sebagai berikut:
- Puasa rutin Rasulullah SAW
- Hari penyetoran amal manusia
- Hari dibukanya pintu surga
- Hari kelahiran dan diutusnya Rasulullah SAW
Dengan demikian, puasa Ayyamul Bidh merupakan ibadah sunnah yang sangat penting dan memiliki keutamaan pahala yang besar. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.











