Pendidikan

Inovasi Teknologi Pendidikan: Exzam.id Hadirkan AI Diagnostik untuk Meningkatkan Hasil TKA

×

Inovasi Teknologi Pendidikan: Exzam.id Hadirkan AI Diagnostik untuk Meningkatkan Hasil TKA

Share this article
Inovasi Teknologi Pendidikan: Exzam.id Hadirkan AI Diagnostik untuk Meningkatkan Hasil TKA
Inovasi Teknologi Pendidikan: Exzam.id Hadirkan AI Diagnostik untuk Meningkatkan Hasil TKA

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Mei 2026 | Platform pendidikan Exzam.id, yang dikembangkan oleh tim dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), telah meluncurkan fitur asisten kecerdasan buatan (AI) untuk membantu guru dan siswa menganalisis kemampuan akademik. Fitur ini bertujuan untuk meningkatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah.

Menurut dosen PENS, Widi Sarinastiti, fitur AI diagnostik ini dapat membantu siswa dan guru untuk mengetahui kemampuan dan kekurangan mereka, sehingga proses belajar dapat lebih terarah dan efektif. “Setelah mendapatkan hasil diagnostik ini, baik siswa maupun guru jadi lebih tahu kemampuan dan kekurangannya, sehingga giat belajar di kelas bisa lebih terarah dan akhirnya dapat mengangkat hasil TKA karena proses belajar bisa lebih fokus,” katanya.

📖 Baca juga:
Rektorat Unram Bubarkan Acara Nobar Film Pesta Babi

Fitur AI diagnostik ini dikembangkan sebagai alat diagnostik akademik berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengevaluasi kompetensi siswa melalui hasil latihan soal dan ujian. Guru berperan sebagai pengarah AI dengan memasukkan topik dan subtopik agar soal yang dihasilkan lebih terukur serta dapat diverifikasi sebelum diberikan kepada siswa.

Exzam.id sebelumnya telah dilengkapi teknologi pendeteksi kecurangan saat ujian daring secara waktu nyata (real time). Pengembangan fitur Exzam.id ini menjawab keresahan serta kesulitan guru untuk membantu siswa mengikuti TKA yang sudah dari tahun 2025 dicanangkan dan mendapatkan hasil yang belum maksimal.

📖 Baca juga:
Menteri Tolak Penutupan Prodi Tak Relevan: Solusi Pembaruan Kurikulum dan Kolaborasi Industri

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah mengambil langkah untuk mengantisipasi potensi “mark up” pada nilai rapor murid pada jalur prestasi. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan bahwa sudah ada antisipasi atau tindakan preventif agar tak ada penambahan nilai rapor bagi murid yang akan mengikuti SPMB jalur prestasi.

Kemendikdasmen meminta sekolah atau satuan pendidikan untuk mengisi nilai-nilai murid pada e-Rapor secara berkala setiap semester dan bukan diakumulasi pengisiannya pada akhir tahun. Pengisian e-rapor secara berkala, tidak hanya mencegah praktik penambahan nilai murid, namun juga mengantisipasi kesalahan pengisian nilai pada e-Rapor.

📖 Baca juga:
Skandal Guru Pengganti Texas: Tuduhan Penyalahgunaan, Kontroversi Homeschool, dan Dampak Politik

Dalam rangka meningkatkan hasil TKA, Exzam.id membuka akses pendaftaran gratis bagi guru di Indonesia menggunakan surat elektronik belajar.id hingga Agustus 2026. Dengan demikian, diharapkan hasil TKA dapat meningkat dan proses belajar dapat lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *