Ekonomi

Rupiah Melemah, BI Siapkan Dua Strategi untuk Stabilisasi

×

Rupiah Melemah, BI Siapkan Dua Strategi untuk Stabilisasi

Share this article
Rupiah Melemah, BI Siapkan Dua Strategi untuk Stabilisasi
Rupiah Melemah, BI Siapkan Dua Strategi untuk Stabilisasi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan dan bertahan di atas level psikologis Rp 18.000 per dolar AS. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan dua strategi utama untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

Langkah pertama adalah meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik agar aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia. Perry mengatakan, kenaikan suku bunga global telah memicu arus keluar modal dari pasar keuangan domestik, baik dari pasar saham, Surat Berharga Negara (SBN), maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

📖 Baca juga:
Kisah Pegawai yang Di-PHK dengan Tabungan Rp 6 Juta, Bagaimana Mereka Menghadapi Tantangan Finansial?

Strategi kedua yakni menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. Dengan cara menaikkan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026. Pemerintah menegaskan tidak ada pergantian jabatan Menteri Keuangan terkait posisi yang saat ini diduduki oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

📖 Baca juga:
BNI Paroki Aek Nabara: Pengembalian Dana 21 Miliar, Imbauan Waspada Investasi Bunga Tinggi

Di lain pihak, pemerintah menyiapkan kebijakan wajib halal nasional yang akan diimplementasikan secara serentak mulai pada Oktober 2026 mendatang. Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 membahas penguatan ekosistem halal untuk meningkatkan daya saing ekonomi syariah.

Indonesia juga telah menaikkan harga indeks biodiesel pada Juni 2026 menjadi Rp 14.643 per liter. Kenaikan ini dipengaruhi oleh harga CPO yang lebih tinggi dan untuk mendukung program biodiesel nasional.

📖 Baca juga:
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah: Dampaknya terhadap Ekonomi dan Industri Pariwisata

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah di level Rp 18.000 per dolar AS. Dolar AS melemah sekitar 2,2 poin terhadap rupiah dalam perdagangan satu jam terakhir.

Kesimpulan, pemerintah dan Bank Indonesia berupaya untuk stabilisasi nilai tukar rupiah melalui dua strategi, yaitu meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. Sementara itu, kebijakan wajib halal nasional dan kenaikan harga indeks biodiesel juga menjadi perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *