Bisnis

Aramco Diprediksi Mencapai Laba $32 Miliar di Q2 2026

×

Aramco Diprediksi Mencapai Laba $32 Miliar di Q2 2026

Share this article
Aramco Diprediksi Mencapai Laba $32 Miliar di Q2 2026
Aramco Diprediksi Mencapai Laba $32 Miliar di Q2 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Juli 2026 | Perusahaan energi raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, diprediksi mencapai laba sebesar $32 miliar di kuartal kedua tahun 2026. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Prediksi ini disampaikan oleh AlJazira Capital, yang juga memperkirakan pendapatan Aramco akan meningkat 12,6% year-on-year (YoY) menjadi SAR 458,5 miliar.

Penurunan volume penjualan di sektor hulu karena penutupan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pendapatan. Namun, harga minyak yang lebih tinggi dan margin pemrosesan yang lebih baik di sektor hilir diyakini akan membantu meningkatkan pendapatan perusahaan.

📖 Baca juga:
Amman Mineral Internasional: Analisis Saham dan Prediksi IHSG

Di lain pihak, SABIC, anak perusahaan kimia Aramco, berencana untuk membeli saham di proyek bahan maju senilai $10 miliar yang dimiliki oleh Rongsheng Petrochemical, sebuah perusahaan petrokimia swasta Tiongkok. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produksi bahan kimia maju, seperti bahan kimia halus, resin tingkat tinggi, plastik teknik, dan plastik biodegradabel.

Investasi ini merupakan contoh kerja sama antara dua perusahaan industri yang kuat untuk mengembangkan teknologi dan produksi bahan kimia maju. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Aramco dan SABIC dalam menghadapi persaingan global di industri energi dan kimia.

📖 Baca juga:
PT Chandra Asri Pacific Tbk: Dari Mimpi Arman Ramadan Hingga Dinamika Saham di Bursa

Dalam beberapa tahun terakhir, Aramco telah melakukan berbagai upaya untuk diversifikasi portofolio bisnisnya, termasuk investasi di sektor energi terbarukan dan pengembangan proyek-proyek di luar Arab Saudi. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan perusahaan pada pendapatan dari minyak dan meningkatkan ketahanan di tengah-tengah perubahan iklim dan persaingan global yang semakin ketat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Aramco perlu terus mengembangkan strategi bisnis yang komprehensif, memanfaatkan teknologi terbaru, dan memperkuat kerja sama dengan mitra strategis di seluruh dunia. Dengan demikian, perusahaan dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan energi terkemuka di dunia dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Arab Saudi dan wilayah lainnya.

📖 Baca juga:
Danantara Lakukan Konsolidasi Empat BUMN Asset Management untuk Perkuat Pengelolaan Aset Negara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *