Ekonomi

Rekrutmen Mitra BPS 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Tugas

×

Rekrutmen Mitra BPS 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Tugas

Share this article
Rekrutmen Mitra BPS 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Tugas
Rekrutmen Mitra BPS 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Tugas

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Mei 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) membuka rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2026 atau Mitra Statistik BPS 2026 tambahan. Pendaftaran Mitra Statistik BPS 2026 dilakukan secara terbuka untuk masyarakat umum yang memenuhi syarat.

Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara online melalui aplikasi ataupun laman web resmi BPS di https://mitra.bps.go.id/. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui mekanisme pendaftaran rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Tambahan.

📖 Baca juga:
Harta 50 Orang Terkaya RI Rp4,651 Triliun Setara Kekayaan 55 Juta Rakyat!

Pendaftaran rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Tambahan dibuka mulai 8 Mei sampai dengan 11 Mei 2026. Mitra Statistik BPS adalah individu yang membantu BPS dalam pelaksanaan sensus dan survei statistik nasional.

Salah satu tugas yang akan dijalankan yakni membantu pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan secara nasional. Nantinya, petugas sensus akan terlibat dalam proses pendataan lapangan, pengumpulan data, hingga koordinasi selama kegiatan sensus berlangsung.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai petugas sensus atau Mitra Statistik BPS 2026, terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut antara lain bukan Aparatur Sipil Negara atau ASN, disiplin dan memiliki komitmen kerja, serta bersedia bekerja dengan sistem kontrak.

Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif yang signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Tapanuli Utara tumbuh sekitar 4,58 persen pada 2025, setelah sebelumnya naik 4,77 persen di 2024.

Pertumbuhan tersebut dinilai menunjukkan aktivitas ekonomi daerah yang terus berkembang. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) atau BTN memperkuat ekspansi layanan pembiayaan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

BTN memperluas layanan pembiayaan di Tapanuli Utara melalui nota kesepahaman dengan pemerintah daerah dan instansi strategis setempat. Kolaborasi ini mencakup dukungan untuk sektor UMKM, pembangunan infrastruktur daerah, serta optimalisasi pengelolaan keuangan dan layanan publik.

Langkah strategis tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat ekosistem perbankan di kawasan Danau Toba. Suara.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) atau BTN memperkuat ekspansi layanan pembiayaan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Tak hanya fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR), bank pelat merah tersebut juga menyiapkan dukungan pembiayaan untuk sektor UMKM hingga pembangunan sektor strategis daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) strategis antara BTN dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

📖 Baca juga:
Hong Kong’s Economic Pulse: Record Export Surge, Disneyland Losses, and CATL’s $5 B Share Boost

Menurut Nixon, Tapanuli Utara memiliki potensi ekonomi yang besar karena ditopang sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga pariwisata kawasan Danau Toba. Ekonomi Tapanuli Utara sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif.

Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45 persen terhadap ekonomi daerah. Disusul sektor perdagangan sekitar 16 persen serta konstruksi sekitar 13 persen. BTN pun melihat peluang besar dari pengembangan kawasan Danau Toba yang merupakan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional.

Dengan meningkatnya konektivitas dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, kebutuhan pembiayaan dan layanan perbankan diperkirakan ikut meningkat. BTN ingin hadir menjadi bagian yang mendukung pertumbuhan tersebut.

Hari ini BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage. Melalui kerja sama tersebut, BTN akan mendukung pengelolaan keuangan daerah, penguatan transaksi layanan publik, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, perseroan juga memperluas dukungan terhadap sektor UMKM, layanan rumah sakit daerah, serta pengembangan operasional perusahaan daerah. BTN juga menyiapkan berbagai fasilitas pembiayaan bagi masyarakat, mulai dari KPR subsidi dan non-subsidi untuk aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum, pembiayaan UMKM, hingga dukungan pembiayaan sektor strategis daerah.

Dengan potensi ekonomi Tapanuli Utara yang terus tumbuh, BTN ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai partner pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Utara. Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar

KUTIPAN – Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis melakukan kunjungan kerja ke Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, pada Jum’at (8/5/2026). Kunjungan ini dilakukan BP Batam untuk memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India. Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar. Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.

📖 Baca juga:
Purbaya Yudhi Sadewa: Menteri Keuangan yang Berjuang untuk Stabilitas Ekonomi

Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam. India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami.

Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam. Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.

Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri. Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.

Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju. Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida. Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.

Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS). Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global.

Kesimpulan: Rekrutmen Mitra BPS 2026 membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan statistik nasional. Dengan persyaratan yang tidak terlalu ketat, ini bisa menjadi peluang yang baik bagi mereka yang ingin berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *