Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Juni 2026 | Indomaret, salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia, baru-baru ini membuka suara terkait kabar penutupan sejumlah gerai minimarketnya di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut keterangan resmi dari PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), penutupan atau penyesuaian operasional gerai di wilayah tertentu merupakan bagian dari evaluasi bisnis rutin dan kepatuhan terhadap regulasi daerah.
Manajemen DNET menyatakan bahwa langkah tersebut tidak berkaitan dengan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang belakangan menjadi perhatian publik. KDMP sendiri merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk ke dalam rantai pasok industri dan global value chain. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kelas menengah dan mengurangi kesenjangan ekonomi di Indonesia.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Aviliani mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di kisaran 5% saat ini banyak ditopang oleh konsumsi kelompok menengah atas. Namun, di balik pertumbuhan tersebut terdapat persoalan kesenjangan yang semakin terlihat di masyarakat.
Aviliani menyoroti penurunan jumlah rekening tabungan dengan saldo di bawah Rp100 juta, yang menurutnya menjadi sinyal bahwa sebagian masyarakat mulai mengandalkan tabungan untuk mempertahankan konsumsi. Ia juga menilai bahwa dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui penyaluran kredit seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi juga memastikan adanya pasar dan permintaan terhadap produk UMKM.
Dalam upaya memperkuat kelas menengah, Kadin Indonesia berencana untuk mendorong UMKM menjadi bagian dari supply chain atau global value chain perusahaan besar, seperti yang telah diterapkan di sejumlah negara Asia. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat naik kelas dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Kesimpulan, upaya untuk memperkuat kelas menengah dan mengurangi kesenjangan ekonomi di Indonesia memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dengan mendorong UMKM masuk ke dalam rantai pasok industri dan global value chain, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional.











