Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Juli 2026 | PT Danantara Asset Management (DAM) telah mengakuisisi saham empat perusahaan manajemen aset di ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management.
Transaksi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional melalui pengembangan produk tematik dan perluasan distribusi lewat jaringan bank Himbara.
Dengan akuisisi ini, total dana kelolaan BUMN manajemen aset mencapai sekitar Rp170 triliun di bawah ekosistem BUMN. Mandiri Manajemen Investasi menjadi entitas utama dengan total dana kelolaan gabungan mencapai sekitar Rp170 triliun.
Sementara itu, PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) merealisasikan pengadaan satu unit tugboat dan satu unit tongkang senilai Rp62 miliar melalui entitas anaknya, PT Samudera Sejahtera Shipping.
Penambahan armada tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional PT Samudera Sejahtera Shipping dalam menjalankan kegiatan usaha pelayaran dan pengangkutan laut.
Dalam beberapa hari terakhir, terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 yang mengguncang kawasan Barat Laut Miami, Texas.
Gempa ini tergolong dalam kategori sedang yang sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil.
USGS menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat di sekitar Texas diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Dalam konteks bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melalui entitas PT BNI Sekuritas (BNIS) telah merampungkan penjualan seluruh kepemilikan saham PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (DAM).
Berikutnya, PT Danantara Asset Management mengakuisisi saham PT BNI Asset Management (BNI AM) sebanyak 39.960.000 saham.
BNI AM merupakan anak usaha yang dinaungi oleh PT BNI Sekuritas (BNIS). Setelah akuisisi saham ini, maka BNI Sekuritas tidak lagi menjadi pemegang saham BNI AM.
Perseroan, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan BNI AM melalui BNI Sekuritas.
BNI AM juga tidak lagi menjadi bagian dari grup BBNI.
Seluruh transaksi ini, baik Mandiri MI dan Mandiri Sekuritas, serta BNI AM dan BNI Sekuritas dengan Danantara Asset Management berlangsung pada tanggal 22 Juli 2026.
Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Okki Rushartomo menegaskan, kejadian ini tidak memberi dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Kesimpulan, akuisisi saham oleh Danantara Asset Management merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional.











