Ekonomi

Dolar AS Menguat, Harga Emas dan BBM Terancam Naik

×

Dolar AS Menguat, Harga Emas dan BBM Terancam Naik

Share this article
Dolar AS Menguat, Harga Emas dan BBM Terancam Naik
Dolar AS Menguat, Harga Emas dan BBM Terancam Naik

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Mei 2026 | Harga dolar AS terus menguat dan berpengaruh pada harga emas dan bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan nilai tukar dolar AS ini juga mempengaruhi daya beli masyarakat dan berdampak pada penghasilan driver ojek online (ojol).

VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam, menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga mobil listriknya di Indonesia meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah. Namun, CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyesuaian harga bila keadaan ekonomi semakin mendesak.

📖 Baca juga:
Viral Video Medan: Siswa Berani Seberangi Sungai Deli lewat Pipa Air, Bikin Heboh Netizen

Harga emas dunia juga merosot 2% pada perdagangan Selasa, terbebani oleh kenaikan dolar AS di tengah aksi jual obligasi yang dipicu oleh kekhawatiran inflasi. Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot turun 2% ke level USD 4.474,40 per ons.

Driver ojol di Jawa Timur menilai dampak paling terasa akan terjadi jika kenaikan dolar memicu naiknya harga BBM dan penghapusan subsidi. Ketua Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jatim Tito Ahmad menilai, secara tak langsung akan berpengaruh karena akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

📖 Baca juga:
USD IDR Melemah ke Rp16.461: Dampak Pertemuan AS‑China, Kebijakan The Fed, dan Tekanan pada UMKM

Tito menjelaskan dengan meningkatnya harga dolar, maka harga BBM akan ikut naik. Otomatis, lanjut dia, akan mempersulit masyarakat, termasuk para driver ojol. Bahkan, dengan jumlah yang lebih besar dan menyampaikan sejumlah hal terkait keresahan masyarakat, para driver ojol akan kembali turun menggelar aksi serupa.

Kesimpulan, kenaikan nilai tukar dolar AS berdampak pada harga emas, BBM, dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian harga dan kebijakan untuk menghadapi dampak dari kenaikan dolar AS.

📖 Baca juga:
Harga Emas Hari Ini 9 Mei 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Masih di Bawah Rp 3 Juta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *