Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Juni 2026 | Ekonomi China terus menunjukkan kemajuan dan tantangan. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di China telah mencapai level netral, yaitu 50,0 pada bulan Mei. Ini menandakan bahwa ekonomi China masih dalam proses pemulihan pasca-pandemi. Namun, PMI non-manufaktur telah melampaui ekspektasi dan mencapai level ekspansi, yaitu di atas 50.
PMI manufaktur yang dikeluarkan oleh National Bureau of Statistics menunjukkan penurunan dari 50,3 pada bulan April. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan pesanan baru dan ekspor. Namun, produksi masih tetap dalam level ekspansi, yaitu 51,2 pada bulan Mei. Ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur di China masih memiliki potensi untuk tumbuh.
Sementara itu, PMI non-manufaktur yang mencapai level ekspansi menunjukkan bahwa sektor jasa di China telah pulih dari dampak pandemi. Ini juga menunjukkan bahwa permintaan domestik di China masih kuat.
Ekonomi China juga menghadapi tantangan lain, yaitu penurunan permintaan ekspor. Data menunjukkan bahwa permintaan ekspor telah menurun pada bulan Mei. Ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi China di masa depan.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan permintaan domestik dan mempromosikan ekspor. Namun, masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Secara keseluruhan, data ekonomi China menunjukkan bahwa ekonomi negara ini masih dalam proses pemulihan pasca-pandemi. Meskipun masih ada tantangan, potensi pertumbuhan ekonomi China masih cukup besar.









