Bisnis

Gojek Ubah Skema Bagi Hasil, Pendapatan Driver Melonjak

×

Gojek Ubah Skema Bagi Hasil, Pendapatan Driver Melonjak

Share this article
Gojek Ubah Skema Bagi Hasil, Pendapatan Driver Melonjak
Gojek Ubah Skema Bagi Hasil, Pendapatan Driver Melonjak

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Mei 2026 | Gojek, salah satu perusahaan rintisan terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan perubahan signifikan dalam skema bagi hasil mereka. Perubahan ini dilakukan sebagai tanggapan atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 mengenai ekosistem transportasi online.

Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide akan menjadi hak pengemudi. Ini adalah perubahan yang cukup besar bagi Gojek, karena pendapatan perusahaan dari layanan GoRide tentu akan mengalami penurunan.

📖 Baca juga:
Grab Siapkan Potongan 8 Persen pada Tarif Ojol, Apa Artinya untuk Driver dan Penumpang?

Langkah ini diambil sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat bagi seluruh pihak. Gojek juga akan menghentikan skema langganan bagi mitra pengemudi GoRide Hemat, yang telah diuji coba sejak November 2025 dan diperluas secara nasional pada Februari 2026.

Setelah berjalan selama tiga bulan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik untuk kesejahteraan mitra pengemudi. Oleh karena itu, Gojek memutuskan untuk menghentikan program langganan tersebut efektif dalam waktu dekat.

📖 Baca juga:
Menteri UMKM Siapkan Langkah Konkret Turunkan Potongan Ojol di Bawah 10%

Perusahaan juga memastikan bahwa tidak ada kenaikan harga bagi konsumen dalam layanan GoRide reguler. Dengan begini, diharapkan jumlah order dari konsumen akan tetap terjaga dan berkelanjutan, dan pendapatan total bagi mitra pengemudi juga bisa lebih baik.

Selain itu, Gojek akan terus memperkuat program kesejahteraan bagi mitra pengemudi dan keluarga mereka. Perusahaan juga akan mengoptimalkan lini bisnis lain seperti layanan pengantaran, logistik, finansial, dan layanan digital lainnya untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

📖 Baca juga:
Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing

Dalam jumpa pers, Hans Patuwo menegaskan bahwa Gojek berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil dan menghormati arahan Presiden Prabowo Subianto. Perusahaan berharap bahwa langkah ini akan membantu menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih sehat dan lebih baik untuk semua pihak.

Gojek berharap bahwa dengan perubahan ini, perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang lebih baik bagi pelanggan dan mitra pengemudi. Dengan demikian, diharapkan Gojek dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan rintisan terkemuka di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *