Bisnis

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Waspadai Profit Taking

×

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Waspadai Profit Taking

Share this article
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Waspadai Profit Taking
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Waspadai Profit Taking

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Mei 2026 | Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami kenaikan pada hari Jumat, 8 Mei, namun perlu diwaspadai adanya potensi profit taking. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Indonesia dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Menurut Chief Economist and Head of Fixed Income Research BRI Danareksa Sekuritas, Helmy Kristanto, keputusan Bank Indonesia tentang suku bunga akan mempertimbangkan kondisi rupiah yang melemah signifikan. Sampai dengan 18 Mei 2026, nilai tukar rupiah telah melemah 4,6% secara year to date.

📖 Baca juga:
Kondisi Saham WBSA dan IHSG di Tengah Pelemahan Ekonomi

Helmy melihat kondisi ini dapat menandakan adanya pergeseran bertahap pada keseimbangan struktural nilai tukar rupiah, sehingga memerlukan kebijakan penyeimbang yang lebih terkoordinasi dari para pemangku kepentingan guna memulihkan kepercayaan pasar, menjaga ekspektasi, dan mencegah tekanan lebih lanjut terhadap rupiah.

Di sisi lain, analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menuturkan bahwa posisi pergerakan IHSG saat ini diprediksi masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Hal ini berarti, IHSG masih akan rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 6.307-6.379.

📖 Baca juga:
Saham BDMN Meroket 11% di Tengah Gejolak IHSG: Apa Penyebabnya?

Oleh karena itu, para investor perlu waspada terhadap potensi profit taking dan mempertimbangkan strategi rekomendasi saham yang tepat. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk perdagangan hari ini adalah OASA dengan target harga Rp432-Rp458, AUTO dengan target harga Rp2.680-Rp2.750, dan HUMI dengan target harga Rp194-Rp208.

Di akhir, IHSG diprediksi akan bergerak pada rentang support 6.500 dan resistance 6.720, dengan fokus pasar tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia di tengah tekanan nilai tukar rupiah. Para investor perlu memantau perkembangan pasar dan membuat keputusan yang tepat untuk mengoptimalkan investasi mereka.

📖 Baca juga:
Rupiah Terpuruk ke Level Terendah Sejarah di Tengah Penguatan Dolar AS dan Ketegangan Geopolitik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *