Internasional

Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing

×

Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing

Share this article
Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing
Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Mei 2026 | Setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Beijing, staf AS membuang seluruh barang dari China. Menurut sumber, alasan staf AS membuang semua barang dan materi pemberian dari China adalah karena kekhawatiran akan adanya spyware atau perangkat pengintai yang mungkin tersembunyi di dalam barang-barang tersebut.

Kabar ini memicu kekhawatiran tentang kemungkinan adanya upaya intelijen China untuk memata-matai AS. Staf AS khawatir bahwa barang-barang yang dibawa dari China mungkin telah dipasangi perangkat pengintai yang dapat membocorkan informasi rahasia.

📖 Baca juga:
AS Sita Tiga Kapal Tanker Iran di Selat Malaka: Dampak Besar bagi Pasokan Energi Dunia

Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi keamanan nasional AS. Staf AS berusaha untuk memastikan bahwa tidak ada informasi rahasia yang bocor ke tangan China atau pihak lain yang tidak berwenang.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang tingkat kepercayaan antara AS dan China, serta kemungkinan adanya upaya intelijen yang lebih luas dari China untuk memata-matai AS.

Staf AS tetap waspada dan terus memantau situasi keamanan untuk memastikan bahwa tidak ada ancaman yang dapat membahayakan keamanan nasional AS.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa hubungan investasi Indonesia dan China bersifat timbal balik. Pemerintah Indonesia juga telah menyampaikan keluhan kepada pihak pengusaha China ihwal praktik bisnis yang tidak sesuai aturan atau ilegal.

📖 Baca juga:
Iran dan India Perkuat Hubungan Bilateral dalam Pertemuan BRICS

Kemenkeu melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) angkat bicara mengenai informasi yang menyatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mempersilahkan investor asing mencari negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia.

Hal itu disebut-sebut sebagai respons atas surat terbuka Kamar Dagang China di Indonesia (CCCI) kepada Presiden Prabowo Subianto. Kemenkeu menyatakan, kabar tersebut merupakan berita bohong atau hoaks.

Kemenkeu pun meminta agar masyarakat waspada terhadap berita yang mengatasnamakan Menkeu.

Menurut sumber, Kamar Dagang China melayangkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto berisi berbagai keluhan terkait keadaan investasi di Indonesia.

📖 Baca juga:
Mark Mobius: Legenda Pasar Berkembang yang Mengubah $100 Juta Jadi Kekaisaran $40 Miliar

Pengusaha tersebut menyoroti sejumlah kebijakan yang dinilai membebani dunia usaha, salah satunya terkait rencana persyaratan retensi Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA).

Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi keamanan nasional AS dan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *