Politik

Ribuan Buruh Geruduk DPR dengan Tuntutan Ketenagakerjaan, Kapal Mini, dan Bendera One Piece

×

Ribuan Buruh Geruduk DPR dengan Tuntutan Ketenagakerjaan, Kapal Mini, dan Bendera One Piece

Share this article
Ribuan Buruh Geruduk DPR dengan Tuntutan Ketenagakerjaan, Kapal Mini, dan Bendera One Piece
Ribuan Buruh Geruduk DPR dengan Tuntutan Ketenagakerjaan, Kapal Mini, dan Bendera One Piece

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Pada Jumat, 1 Mei 2026, tepat menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, ribuan buruh menyerbu gerbang utama Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta. Massa yang diperkirakan mencapai antara 8.000 hingga 12.000 orang bergerak dari titik kumpul di bawah flyover Senayan, menempuh long march menuju alun‑alun DPR dengan mengendarai bus, sepeda motor, dan mobil komando.

Kelompok aksi utama terdiri atas Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) yang berkoalisi dengan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK). Ketua Umum KASBI, Sunarno, memimpin orasi di depan gedung, menegaskan bahwa aksi ini dilatarbelakangi oleh kondisi perburuhan yang masih jauh dari standar layak. Ia menuntut DPR untuk segera membahas Rancangan Undang‑Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru, khususnya setelah putusan Mahkamah Konstitusi No.168 tentang Undang‑Undang Cipta Kerja.

📖 Baca juga:
Polisi Ungkap Alasan Jaga Kantor Pemenang Tender Motor Listrik MBG, Siapkan Rencana Aksi Keamanan

Beragam tuntutan disuarakan secara kolektif, antara lain:

  • Pencabutan Undang‑Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) secara menyeluruh.
  • Pembentukan RUU Ketenagakerjaan yang melibatkan unsur serikat buruh.
  • Reformasi sistem pengupahan untuk menutup kesenjangan upah.
  • Penghapusan praktik outsourcing yang dianggap merugikan pekerja.
  • Jaminan hak pesangon, keamanan kerja, dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain tuntutan struktural, aksi ini juga dipenuhi simbolisme yang menarik perhatian publik. Sejumlah peserta mengibarkan sebuah kapal mini buatan tangan yang melambangkan “perjalanan” buruh menuju keadilan. Di samping itu, bendera bergambar karakter “Luffy” dari serial One Piece turut berkibar, menegaskan semangat “mengejar impian” dan kebebasan dalam perjuangan kelas pekerja.

Suasana di lapangan terus menggelegak dengan nyanyian solidaritas, orasi bergantian dari mobil komando, dan bahkan sesi shalat Jumat yang dilaksanakan bersama sebelum melanjutkan aksi. Pada siang hari, sebagian massa mengadakan pertandingan bola kecil di tengah jalan yang sempit, menjadikan demonstrasi sekaligus ajang kebersamaan sosial.

📖 Baca juga:
Kelompok Perusuh Hitam Bakar Pos Polisi di Cikapayang: Polisi Gegas Tangkap dan Damkar Terhambat

Pihak kepolisian menyiagakan personel di beberapa titik strategis, termasuk di gerbang Pemuda dan gerbang Utama. Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, sambil mengimbau peserta untuk mematuhi peraturan. Tidak ada laporan penangkapan massal, meskipun sejumlah kecil pelanggaran lalu lintas tercatat.

Setelah orasi utama selesai, massa mulai berdispersi secara tertib sekitar pukul 17.40 WIB. Tim Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) segera membersihkan area, mengembalikan Jalan Gatot Subroti ke kondisi normal. Pada pukul 19.00 WIB, lalu lintas kembali mengalir lancar, dan gerbang DPR dibuka kembali untuk publik.

Aksi ini menegaskan kembali peran strategis serikat buruh dalam dinamika politik ketenagakerjaan Indonesia. Dengan menampilkan simbol-simbol kreatif seperti kapal mini dan bendera One Piece, para demonstran berhasil menggabungkan pesan politik dengan elemen budaya populer, memperluas jangkauan resonansi publik.

📖 Baca juga:
Jakarta Gelap Serentak 25 April 2026: Pemadaman Lampu Serentak Selama 1 Jam di Seluruh Ibukota

Secara keseluruhan, demonstrasi ribuan buruh di depan DPR pada May Day 2026 tidak hanya menuntut kebijakan yang lebih pro‑pekerja, tetapi juga menegaskan solidaritas lintas sektor, menyoroti pentingnya dialog antara legislatif dan dunia kerja untuk menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *