Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Juni 2026 | Demo mahasiswa yang digelar di Jakarta Pusat, Jumat (12/6), menarik perhatian banyak pihak. Aksi demonstrasi tersebut memiliki tujuan untuk menyampaikan pendapat dan kekecewaan terhadap pemerintah. Namun, apa yang menarik adalah Partai Golkar menilai aksi demonstrasi mahasiswa tersebut memiliki semangat yang sejalan dengan langkah Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, mengatakan bahwa baik mahasiswa maupun Presiden Prabowo sama-sama mendorong perbaikan tata kelola ekonomi agar lebih berpihak kepada rakyat. Idrus menilai, demonstrasi mahasiswa dan apa yang ia sebut sebagai “demo” Presiden Prabowo memiliki arah perjuangan yang sama, yakni memperbaiki tata kelola perekonomian bangsa.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menangkap dua orang pria yang kedapatan membawa molotov dan hendak menyusup dalam aksi demo yang digelar mahasiswa di Jakarta Pusat, Jumat (12/6). Kemudian setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi menetapkan seorang pria inisial ANH (24) sebagai tersangka terkait molotov tersebut.
Dalam kasus lain, demo besar-besaran digelar di Kota Chongqing, China, sejak pekan lalu. Demo besar yang tergolong langka itu di China itu terjadi sebagai protes atas kekerasan terhadap seekor anjing. Kemarahan warga di kota itu meledak setelah beredar di media sosial rekaman video seorang pria menganiaya anjing miliknya.
Di Indonesia, aksi demonstrasi mahasiswa juga terjadi di beberapa daerah, seperti di Riau dan Malang. Mahasiswa menuntut evaluasi penggunaan anggaran dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan.
Mahasiswa menyoroti dugaan maraknya temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) fiktif yang dianggap perlu segera ditindaklanjuti dan diawasi secara ketat. Sementara itu, protes serupa juga terjadi di Kota Malang. Mahasiswa Universitas Brawijaya menyatakan penolakan terhadap pengelolaan dapur MBG oleh kampus.
Mereka khawatir perguruan tinggi akan bergeser fungsi menjadi pelaksana proyek pemerintah, alih-alih tetap fokus sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang independen.
Kesimpulan dari demo hari ini adalah bahwa mahasiswa dan Prabowo memiliki misi yang sama, yaitu memperbaiki tata kelola perekonomian bangsa. Namun, masih banyak persoalan yang perlu ditindaklanjuti dan diawasi secara ketat, seperti dugaan maraknya temuan SPPG fiktif dan pengelolaan dapur MBG oleh kampus.











