BERITA

Krisis BBM di Sumatera: Sopir Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan

×

Krisis BBM di Sumatera: Sopir Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan

Share this article
Krisis BBM di Sumatera: Sopir Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan
Krisis BBM di Sumatera: Sopir Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera kembali menjadi sorotan setelah seorang sopir truk tangki Pertamina meninggal dunia akibat kelelahan saat mengantre BBM. Hal ini memicu kekhawatiran tentang kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

Pertamina Patra Niaga telah menegaskan komitmennya untuk memperkuat upaya percepatan normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan dengan mengoperasikan Terminal BBM dan SPBU selama 24 jam untuk memastikan kelancaran operasional.

📖 Baca juga:
Cinta Bersemi! Ramalan Cinta Zodiak 18 April 2026 untuk Aries hingga Virgo yang Wajib Kamu Tahu

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan bahwa pihaknya telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pelayanan di SPBU dengan mengoperasikan sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan selama 24 jam. Penguatan Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi juga diperkuat melalui kerja sama dengan Bekang TNI untuk mendukung kelancaran operasional distribusi.

📖 Baca juga:
Letjen Djon Afriandi: Lulusan Terbaik Akmil 95 yang Kini Terjebak Kontroversi Besar Bersama Letkol Teddy

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah melibatkan prajurit TNI sebagai pengemudi truk tangki BBM milik Pertamina untuk menjamin distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah adalah memastikan pasokan BBM dapat tersalurkan dengan lancar ke seluruh daerah.

Krisis BBM di Sumatera bukanlah kali pertama terjadi. Penyebabnya beragam, mulai dari pemangkasan kuota subsidi hingga penyalahgunaan distribusi BBM ke sektor tambang ilegal. Gangguan distribusi BBM di Sumatra diperburuk oleh masalah internal manajemen vendor serta ketidaksiapan sistem logistik pemerintah dan pihak Pertamina.

📖 Baca juga:
Kasus Penghilangan Nancy Guthrie dan Berbagai Berita Lainnya

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *