Internasional

Xi Jinping dan China Dilirik Dunia, AS Ketinggalan

×

Xi Jinping dan China Dilirik Dunia, AS Ketinggalan

Share this article
Xi Jinping dan China Dilirik Dunia, AS Ketinggalan
Xi Jinping dan China Dilirik Dunia, AS Ketinggalan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Presiden China, Xi Jinping, dan negaranya kini dipandang lebih positif daripada Amerika Serikat dan Presiden Donald Trump di banyak negara. Hal ini terungkap dari survei terbaru Pew Research Center yang melibatkan 36 negara dan wilayah.

Survei tersebut menunjukkan bahwa China kini memiliki median favorabilitas yang lebih tinggi daripada AS, yang menandai pergeseran signifikan dalam opini publik global. Perubahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk memburuknya hubungan antara pemerintahan Trump dan sekutu AS, serta peningkatan peran China di kancah internasional.

📖 Baca juga:
Malaysia Siap Gugat Israel ke Mahkamah Internasional

India masih menjadi salah satu negara yang memandang AS lebih positif daripada China, meskipun tren global menunjukkan sebaliknya. Kepemimpinan Xi Jinping juga dinilai lebih positif daripada Trump di banyak negara, termasuk Kanada, Meksiko, dan beberapa kekuatan utama Eropa.

Peristiwa ini menarik perhatian karena menandai perubahan signifikan dalam dinamika global, di mana China semakin dipandang sebagai pemain utama dalam politik dan ekonomi internasional. Sementara itu, AS menghadapi tantangan dalam mempertahankan pengaruhnya di kancah global.

📖 Baca juga:
Pope Francis dan Tokoh Lainnya: Kisah Inspiratif tentang Perhatian terhadap Migran dan Pendidikan

Konferensi AI Dunia 2026 di Shanghai, China, menjadi salah satu ajang penting bagi Xi Jinping untuk memperkuat posisi China sebagai pemimpin dalam teknologi dan inovasi. Kehadiran pemimpin dari berbagai negara, termasuk Perdana Menteri Kamboja dan Thailand, menunjukkan minat yang besar dalam memperkuat kerjasama dengan China.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah melakukan upaya besar untuk meningkatkan pengaruhnya di Asia, Afrika, dan Amerika Latin melalui proyek-proyek infrastruktur dan investasi. Langkah-langkah ini telah membuahkan hasil, dengan banyak negara kini memandang China sebagai mitra strategis yang lebih penting daripada AS.

📖 Baca juga:
Deretan Negara Beralih Impor Energi ke AS Usai Konflik Mematikan di Selat Hormuz

Kesimpulan dari survei ini menunjukkan bahwa China dan Xi Jinping telah berhasil memperoleh simpati dari masyarakat global, sementara AS dan Trump menghadapi tantangan dalam mempertahankan pengaruh mereka. Perubahan ini mempunyai implikasi besar bagi dinamika global dan menunjukkan bahwa China siap untuk memainkan peran yang lebih besar dalam mengarahkan kebijakan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *