Internasional

Trump Ingin Calonkan Gianni Infantino sebagai Sekjen PBB, Apa Alasannya?

×

Trump Ingin Calonkan Gianni Infantino sebagai Sekjen PBB, Apa Alasannya?

Share this article
Trump Ingin Calonkan Gianni Infantino sebagai Sekjen PBB, Apa Alasannya?
Trump Ingin Calonkan Gianni Infantino sebagai Sekjen PBB, Apa Alasannya?

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Juli 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ingin agar Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya. Trump meyakini bahwa Infantino memiliki kemampuan istimewa untuk menyatukan orang-orang.

Trump dan Infantino telah menjalin hubungan erat selama pergelaran Piala Dunia tahun ini. Infantino, yang berusia 56 tahun dan menjabat Presiden FIFA sejak tahun 2016, telah berulang kali berupaya mendekati Presiden AS tersebut.

📖 Baca juga:
Netherlands Terlibat dalam Berbagai Kasus Internasional

Infantino diketahui telah memberikan FIFA Peace Prize kepada Trump pada Desember tahun lalu. Belum ada tanggapan langsung dari Gedung Putih terkait laporan tersebut. Informasi ini mencuat ketika Antonio Guterres, Sekjen PBB saat ini, akan mengakhiri masa jabatannya pada Desember 2026 mendatang.

Pengganti Guterres nantinya akan menjabat selama lima tahun, mulai 1 Januari 2027. Berdasarkan Pasal 97 Piagam PBB, seorang Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas rekomendasi Dewan Keamanan.

Sementara itu, Infantino telah menghint tentang kemungkinan perluasan Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Hal ini menuai kritik dari beberapa pihak, termasuk La Liga president, Javier Tebas, yang menyatakan bahwa FIFA telah kehilangan fokus pada kepentingan sepak bola domestik.

📖 Baca juga:
Armenia Siap Hadapi Pemilu yang Mengubah Hubungan dengan Moskow dan Barat

Tebas juga menyerukan agar Infantino mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA. Namun, Infantino diyakini akan terpilih kembali sebagai Presiden FIFA untuk masa jabatan ketiga.

Kritik terhadap Infantino juga datang dari mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, yang menyatakan bahwa Infantino telah menghancurkan industri sepak bola dengan keputusannya untuk memperluas Piala Dunia.

Di sisi lain, Trump percaya bahwa Infantino memiliki kemampuan untuk menyatukan orang-orang dan memimpin PBB dengan efektif. Namun, masih belum jelas apakah Infantino akan menerima tawaran Trump dan meninggalkan posisinya sebagai Presiden FIFA.

📖 Baca juga:
Iran Selat Hormuz Dikecam: Negara Arab Desak Bayar Ganti Rugi dan Buka Jalur Strategis

Kesimpulan, hubungan erat antara Trump dan Infantino telah memicu spekulasi tentang kemungkinan Infantino menjadi Sekjen PBB berikutnya. Namun, kritik terhadap keputusan Infantino sebagai Presiden FIFA masih hangat, dan masih belum jelas apakah dia akan menerima tawaran Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *