Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun, Pemerintah Siapkan Rapat dengan Pertamina

×

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun, Pemerintah Siapkan Rapat dengan Pertamina

Share this article
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun, Pemerintah Siapkan Rapat dengan Pertamina
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun, Pemerintah Siapkan Rapat dengan Pertamina

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi mengalami penurunan jika tren harga minyak mentah dunia terus melemah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sedang menghitung dampak pergerakan harga minyak dunia sebelum menentukan kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Bahlil menyebut pemerintah akan segera menggelar rapat bersama PT Pertamina (Persero) dan badan usaha penyedia BBM lainnya untuk membahas kemungkinan perubahan harga. Pemerintah masih perlu berhati-hati dalam mengambil keputusan karena harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dan harga minyak dunia masih bergerak fluktuatif.

📖 Baca juga:
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Masa Depan Ekonomi Cerah

Pertamina telah menurunkan harga BBM nonsubsidi pada 1 Juli 2026, di mana harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan. Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan.

Harga BBM di SPBU Pertamina pada 22 Juli 2026 masih belum mengalami perubahan dan masih mengacu pada penyesuaian yang diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Perbedaan harga BBM di sejumlah daerah di Indonesia masih dipengaruhi oleh biaya distribusi dan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing wilayah.

📖 Baca juga:
Purbaya Lantik Pejabat Eselon II Baru Kemenkeu, Tekankan Kedisiplinan Fiskal di Tengah Gejolak Global

Pertamina juga mencatat lonjakan konsumsi BBM subsidi, terutama Pertalite dan Biosolar, setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada April 2026. Pergeseran konsumsi ini disebut terjadi hampir di seluruh wilayah operasional Pertamina dan berdampak langsung pada penurunan penjualan produk Pertamax Series maupun Dex Series.

Di tingkat global, harga BBM bervariasi tergantung pada kebijakan pajak dan subsidi masing-masing pemerintah. Libya, Iran, dan Venezuela merupakan negara dengan harga BBM termurah, dengan harga masing-masing sekitar Rp 411, Rp 519, dan Rp 624 per liter.

📖 Baca juga:
Nikkei Index Terjungkir di Tengah Kenaikan USD/JPY dan Penurunan Harga Minyak

Kesimpulan, pemerintah Indonesia sedang memantau perkembangan harga minyak dunia dan siap menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jika terjadi penurunan harga minyak mentah. Sementara itu, Pertamina telah menurunkan harga BBM nonsubsidi dan mencatat lonjakan konsumsi BBM subsidi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *