Ekonomi

Harga Emas Dunia Melemah, Apa yang Mempengaruhi Harga Emas di Indonesia?

×

Harga Emas Dunia Melemah, Apa yang Mempengaruhi Harga Emas di Indonesia?

Share this article
Harga Emas Dunia Melemah, Apa yang Mempengaruhi Harga Emas di Indonesia?
Harga Emas Dunia Melemah, Apa yang Mempengaruhi Harga Emas di Indonesia?

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Mei 2026 | Harga emas dunia terus mengalami tekanan akhir-akhir ini. Pada Kamis, 14 Mei 2026, harga emas dunia tercatat melemah ke level USD 4.686,99 per ounce. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat (AS) yang meningkat dan memperkuat harapan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Di Indonesia, harga emas perhiasan juga mengalami penurunan. Pada Kamis, 14 Mei 2026, harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas tercatat turun tipis sekitar Rp21 ribu dibandingkan dengan hari sebelumnya. Harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol sekitar Rp2.939.000, turun sekitar Rp21.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

📖 Baca juga:
Harta 50 Orang Terkaya RI Rp4,651 Triliun Setara Kekayaan 55 Juta Rakyat!

Penurunan harga emas ini juga dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang cenderung fluktuatif dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, tren investasi emas masih cukup kuat karena emas dianggap aman saat kondisi ekonomi global belum stabil.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga menetapkan penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) terbaru untuk komoditas emas pada periode kedua Mei 2026. Penetapan ini berlaku untuk periode 15–31 Mei 2026.

📖 Baca juga:
Rupiah Terlemah Capai Rekor Baru, Potensi Tembus Rp 17.500 per Dollar

Penurunan HPE dan HR emas disebabkan oleh melemahnya harga emas dunia sebesar 1,72 persen, penguatan dolar AS, serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Proses penetapan ini juga mempertimbangkan kondisi pasar global dan dinamika perdagangan emas internasional.

Di tengah fluktuasi harga emas, masyarakat masih memanfaatkan momen koreksi harga ini untuk membeli emas batangan, terutama ukuran kecil seperti 0,5 gram dan 1 gram yang paling banyak diburu. Emas Antam, UBS, dan Galeri24 menjadi pilihan utama investor karena mudah diperjualbelikan dan tersedia di berbagai outlet Pegadaian maupun platform digital.

📖 Baca juga:
Harga Plastik Meroket, Konsumen Merasa Terbebani dan Komponen Otomotif Mulai Limbung

Untuk harga emas perhiasan, harga emas 24K berkisar antara Rp2,47 juta hingga Rp2,64 juta per gram tergantung daerah dan desain perhiasan. Sementara untuk emas kadar lebih rendah seperti 22K, 18K, 14K, hingga 10K, harga menyesuaikan kadar kandungan emas di dalamnya.

Kesimpulan, harga emas dunia dan Indonesia terus mengalami tekanan akhir-akhir ini. Penurunan harga emas disebabkan oleh kekhawatiran inflasi di AS, pergerakan harga emas dunia yang fluktuatif, dan penguatan dolar AS. Meski begitu, tren investasi emas masih cukup kuat karena emas dianggap aman saat kondisi ekonomi global belum stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *