Pendidikan

Kemendikdasmen Latih 5.777 Guru untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas III SD

×

Kemendikdasmen Latih 5.777 Guru untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas III SD

Share this article
Kemendikdasmen Latih 5.777 Guru untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas III SD
Kemendikdasmen Latih 5.777 Guru untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas III SD

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah meluncurkan Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar bahasa Inggris di kelas III SD. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global.

Dirjen GTK Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau seluruh guru dari 150 ribu SD di Indonesia. Pada tahap pertama, sebanyak 5.777 guru dari 34 provinsi dan 177 kabupaten/kota akan mengikuti pelatihan ini. Mereka akan belajar dari awal agar bisa mengajar bahasa Inggris dan setelah mendapatkan pelatihan, para guru tersebut akan diminta untuk mengajar di kelas 3 SD.

📖 Baca juga:
Bu Atun, Guru Senior SMA Negeri 1 Purwakarta: Memaafkan Murid yang Meledek Setelah 23 Tahun Mengajar

Program PKGSD-MBI ini dirancang secara bertahap, praktis, dan aplikatif dengan pendekatan pembelajaran yang mudah. Dengan begitu, guru mudah memahami materinya dan langsung bisa diterapkan di kelas. Kemendikdasmen juga telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten dan kota sehingga para guru yang sudah menyelesaikan pelatihan nantinya akan mendapatkan penugasan baru untuk mengajar mapel Bahasa Inggris kepada murid kelas 3 SD di sekolah masing-masing mulai tahun ajaran 2027/2028.

Pada tahun ajaran 2027/2028, sebanyak 58.896 SD mulai menerapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di kelas 3 SD. Kemendikdasmen menargetkan bahwa dalam 3 tahun ke depan, semua sekolah dasar di Indonesia sudah menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di kelas 3 SD.

📖 Baca juga:
Kelulusan 2026: Dari Rekor 99,6% di Jambi hingga Aksi GraduAction di Jatim, Tantangan dan Inovasi Pendidikan Indonesia

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, membeberkan bahwa peta jalan implementasi Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) selama periode 2025 hingga 2029. Ia menambahkan bahwa Kemendikdasmen telah mempersiapkan langkah tindak lanjut bagi peserta yang mengikuti pelatihan PKGSD-MBI.

Kemendikdasmen juga menekankan bahwa kesiapan guru menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Oleh karena itu, program PKGSD-MBI ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar bahasa Inggris di kelas III SD.

📖 Baca juga:
Kartu Indonesia Pintar Dorong Pemerintah 2026 Perluas Akses Pendidikan Melalui Bansos dan Beasiswa

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar, Kemendikdasmen berencana untuk melatih sebanyak 90.447 guru SD agar memiliki keahlian mengajar mata pelajaran bahasa Inggris. Program ini akan dilakukan secara bertahap setiap tahun selama 3 tahun mendatang.

Dengan demikian, diharapkan bahwa program PKGSD-MBI ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global. Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan memastikan bahwa semua siswa memiliki akses ke pendidikan yang berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *