Ekonomi

Harga Beras Naik, Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II

×

Harga Beras Naik, Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II

Share this article
Harga Beras Naik, Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II
Harga Beras Naik, Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Agustus 2026 | Harga beras di Indonesia mengalami kenaikan. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional BI melaporkan bahwa harga beras kualitas bawah I naik Rp 50 di Rp 14.850 per kg, diikuti harga beras kualitas bawah II yang naik Rp 400 di Rp 15.000 per kg.

Sementara itu, pemerintah akan mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI). Pada penyaluran kali ini, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan 30 kilogram (kg) beras sekaligus.

📖 Baca juga:
Jadwal Bioskop Trans TV 29 April 2026: Midway & Hell or High Water, Dua Film Blockbuster yang Wajib Ditonton

Bantuan Pangan Beras merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog. Sebanyak 33,24 juta keluarga di seluruh Indonesia ditargetkan menerima bantuan tersebut.

Di sisi lain, harga beras di beberapa daerah juga mengalami kenaikan. Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebut harga beras di wilayah tersebut saat ini berkisar Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilogram.

📖 Baca juga:
Kepala BGN Nanik Rombak Tata Kelola MBG: Efisiensi Anggaran dan Pemerataan Layanan

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Mohamad Ridwan Nampira, mengatakan bahwa harga beras yang dijual di pasar rata-rata sekitar Rp 15.000 per kilogram. Sementara harga tertinggi mencapai Rp 18.000 per kilogram untuk beras kualitas premium.

Dalam beberapa hari terakhir, harga beras juga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak yang menyebutkan bahwa harga beras yang melambung tinggi sangat memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki pendapatan rendah.

📖 Baca juga:
Listyo Sigit Prabowo: Peran Polri dalam Meningkatkan Keamanan dan Ekonomi

Menyikapi hal ini, pemerintah berencana untuk meningkatkan produksi beras domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor beras. Dengan demikian, diharapkan harga beras dapat stabil dan tidak melambung tinggi.

Sebagai kesimpulan, harga beras di Indonesia saat ini mengalami kenaikan. Pemerintah berencana untuk menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kenaikan harga beras. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan produksi beras domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor beras untuk menstabilkan harga beras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *