Pendidikan

Pemerintah Perkuat Sekolah Rakyat dengan Kurikulum Pariwisata dan Pencegahan Korupsi

×

Pemerintah Perkuat Sekolah Rakyat dengan Kurikulum Pariwisata dan Pencegahan Korupsi

Share this article
Pemerintah Perkuat Sekolah Rakyat dengan Kurikulum Pariwisata dan Pencegahan Korupsi
Pemerintah Perkuat Sekolah Rakyat dengan Kurikulum Pariwisata dan Pencegahan Korupsi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juli 2026 | Pemerintah terus memperkuat program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Pariwisata dan Kementerian Sosial menandatangani kesepahaman bersama untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk menambahkan kurikulum pariwisata guna menyiapkan sumber daya manusia unggul bagi masa depan Indonesia.

Kerja sama yang dilakukan di Kampus Politeknik NHI Bandung ini, tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Tidak hanya menyediakan lahan dan sarana, Kemenpar juga akan memperluas kualitas pembelajaran dengan kurikulum sadar wisata bagi siswa Sekolah Rakyat.

📖 Baca juga:
BEM UI Tolak Pembangunan SPPG di Kampus: Fokus Pada Pendidikan dan Riset

Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter, keterampilan, dan kompetensi untuk berkarier di sektor pariwisata. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut dengan kurikulum ini, nantinya siswa Sekolah Rakyat bisa mendapatkan alokasi 20 persen untuk masuk ke Politeknik Pariwisata dengan beasiswa.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jono Priyono mendatangi kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata, Jakarta Selatan, untuk membahas soal pengelolaan pengadaan di Sekolah Rakyat. Pertemuan ini membahas temuan-temuan yang disampaikan ICW dan akan menjadi bahan evaluasi untuk membenahi sistem pencegahan korupsi di lingkungan Kemensos.

📖 Baca juga:
Pendaftaran Seleksi Nasional: Tips dan Informasi Terbaru 2026

Di lain pihak, sebanyak 74 siswa dari 36 Sekolah Rakyat turut ambil bagian dalam Lomba Fotografi Karya Anak dan Remaja bertema “Yang Muda, Yang Berbudaya” di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Melalui 134 karya fotografi yang dipamerkan, para siswa menyampaikan beragam kisah tentang keseharian mereka di Sekolah Rakyat, lingkungan hidup mereka, hingga kehidupan berbudaya dari sudut pandang mereka.

Kesimpulan dari berbagai kegiatan dan upaya pemerintah ini menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat Sekolah Rakyat, tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam pencegahan korupsi dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dengan demikian, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

📖 Baca juga:
Skandal Kecurangan UTBK di Undip: Alat Bantu Tersembunyi di Telinga, Penanganan Medis, dan Lolos Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *