HUKUM

Insiden Satpam Bundaran HI: Antara Keccok dengan Sopir Alphard hingga Tuntutan Damai

×

Insiden Satpam Bundaran HI: Antara Keccok dengan Sopir Alphard hingga Tuntutan Damai

Share this article
Insiden Satpam Bundaran HI: Antara Keccok dengan Sopir Alphard hingga Tuntutan Damai
Insiden Satpam Bundaran HI: Antara Keccok dengan Sopir Alphard hingga Tuntutan Damai

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juli 2026 | Baru-baru ini, sebuah insiden keamanan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) membuat heboh warga Jakarta. Insiden tersebut melibatkan seorang satpam yang bertugas di area tersebut dan seorang sopir mobil Alphard. Menurut keterangan yang beredar, sopir Alphard tersebut melanggar lampu merah dan hampir menabrak satpam yang sedang menyeberangkan pejalan kaki.

Satpam tersebut, yang kemudian diketahui bernama Fiktor Harefa, berusaha menegur sopir Alphard karena melanggar lampu merah. Namun, sopir Alphard justru marah dan turun dari mobilnya, diikuti oleh beberapa orang lain yang juga turun dari mobil yang sama. Mereka kemudian terlibat adu mulut dengan satpam.

📖 Baca juga:
Mediasi Dewa United Bhayangkara Usai Tendangan Kungfu di EPA U-20: Proses Hukum Dibatalkan, Kedua Klub Janjikan Sportivitas

Insiden tersebut berakhir dengan mediasi di Pos Polisi Thamrin, di mana satpam Fiktor Harefa diminta untuk meminta maaf kepada sopir Alphard. Fiktor kemudian meminta maaf, namun ia juga merasa harga dirinya telah direndahkan dalam proses mediasi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, kemudian memastikan bahwa satpam Fiktor Harefa tidak dipecat dari pekerjaannya. Rano juga menyatakan bahwa permasalahan antara satpam dan sopir Alphard telah selesai dan berakhir damai.

📖 Baca juga:
Belgia di Piala Dunia 2026: Dari Jeremy Doku hingga Persaingan Sengit dengan Iran

Menanggapi insiden tersebut, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk saling memaafkan dan tidak akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut. Namun, pihak kepolisian masih akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh sopir Alphard.

Insiden ini menjadi perhatian publik karena menyangkut masalah keamanan dan keselamatan di ruang publik. Masyarakat berharap agar insiden seperti ini tidak terulang lagi di masa depan dan agar pihak berwenang dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menjalankan hukum dan aturan lalu lintas.

📖 Baca juga:
Mantan Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Bantargebang: Kegagalan Pengelolaan Sampah yang Memicu Tragedi

Dalam beberapa hari terakhir, Liputan6.com melakukan liputan langsung ke lokasi kejadian dan berbicara dengan beberapa saksi. Mereka menyatakan bahwa insiden tersebut sangat memprihatinkan dan berharap agar pihak berwenang dapat segera menyelesaikan masalah tersebut.

Sementara itu, Fiktor Harefa masih terus bekerja sebagai satpam di area Bundaran HI. Ia berharap agar insiden tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menjalankan hukum dan aturan lalu lintas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *