Ekonomi

Wise Ditolak untuk Lisensi Perbankan AS dan Monzo Luncurkan Proyek untuk Meningkatkan Tabungan Pensiun

×

Wise Ditolak untuk Lisensi Perbankan AS dan Monzo Luncurkan Proyek untuk Meningkatkan Tabungan Pensiun

Share this article
Wise Ditolak untuk Lisensi Perbankan AS dan Monzo Luncurkan Proyek untuk Meningkatkan Tabungan Pensiun
Wise Ditolak untuk Lisensi Perbankan AS dan Monzo Luncurkan Proyek untuk Meningkatkan Tabungan Pensiun

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juli 2026 | Wise, perusahaan fintech asal Inggris, baru-baru ini ditolak oleh Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) untuk memperoleh lisensi perbankan di Amerika Serikat. Penolakan ini disebabkan oleh kekurangan yang telah lama ada dalam sistem anti-pencucian uang dan kurangnya pemahaman tentang hukum perbankan.

OCC menyatakan bahwa bisnis Wise di AS tidak menunjukkan pemahaman yang memadai tentang aturan anti-pencucian uang atau hukum perbankan pada umumnya untuk memperoleh lisensi. Wise sebelumnya telah mengajukan permohonan lisensi pada tahun lalu, tetapi permohonan tersebut telah kedaluwarsa karena adanya perubahan legislasi. Sekarang, perusahaan berencana untuk mengajukan permohonan baru di bawah Undang-Undang GENIUS yang dikeluarkan oleh pemerintahan Trump, yang mengatur penyedia layanan cryptocurrency.

📖 Baca juga:
7 Shio yang Alami Titik Balik Finansial Dramatis di Akhir April 2026

Sementara itu, Monzo, sebuah bank digital asal Inggris, baru-baru ini meluncurkan proyek bersama dengan penyedia pensiun Nest untuk meningkatkan tabungan pensiun bagi pekerja lepas. Proyek ini bertujuan untuk mengetahui apakah alat perbankan digital dapat membantu lebih banyak pekerja lepas untuk menabung untuk pensiun mereka. Menurut data, hanya 17% pekerja lepas yang saat ini menabung untuk pensiun, dibandingkan dengan hampir 90% karyawan yang memenuhi syarat.

Proyek ini akan dijalankan bersama dengan Pusat Uang Inklusif di Nest, yang sebelumnya dikenal sebagai Nest Insight. Mereka akan menggabungkan penelitian tentang tabungan pensiun dengan pengalaman Monzo dalam mendukung pekerja lepas melalui Monzo Business. Proyek ini juga akan memanfaatkan teknologi penghematan otomatis untuk meningkatkan partisipasi dalam tabungan pensiun.

📖 Baca juga:
Rupiah Mengalami Fluktuasi, Dolar AS Melemah di Hadapan Rupiah ke Rp 17.946

Monzo telah melihat pertumbuhan yang kuat dalam penggunaan alat penghematan otomatis, dengan lebih dari dua juta pelanggan yang bergabung dengan tantangan penghematan mereka sebelumnya. Pelanggan Monzo Business juga telah menggunakan fitur Pajak Pot untuk menyisihkan £450 juta untuk tagihan pajak mereka tahun lalu.

Dengan proyek ini, Monzo dan Nest berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tabungan pensiun bagi pekerja lepas dan membantu meningkatkan partisipasi dalam tabungan pensiun. Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kebijakan pensiun di masa depan.

📖 Baca juga:
Dunia Keuangan Menghadapi Tantangan Baru: AI dan Perubahan di Sektor Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *