Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 31 Mei 2026 | Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 25-29 Mei 2026 menunjukkan penurunan tipis sebesar 0,56 persen. IHSG ditutup pada level 6.127,381, merosot dari posisi 6.162,045 saat pekan lalu. Namun, kapitalisasi pasar mengalami kenaikan sebesar 0,88 persen menjadi Rp 10.729 triliun dari sebelumnya Rp 10.635 triliun pada pekan lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, melaporkan bahwa peningkatan kapitalisasi pasar terjadi karena rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat sebesar 30,37 persen menjadi Rp 28,38 triliun dari Rp 21,77 triliun pada pekan sebelumnya. Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 10,87 persen menjadi 2,11 juta kali dari 2,37 juta kali pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis Indonesia-Prancis di Paris dengan nilai kapitalisasi pasar gabungan perusahaan mencapai USD 1,3 triliun atau sekitar Rp21 ribu triliun. Forum tersebut menjadi salah satu langkah besar pemerintah Indonesia untuk menarik investasi strategis dari Prancis di sektor energi, perdagangan, hingga pertahanan.
Prabowo juga telah menggelar pertemuan bilateral serta pembicaraan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Prancis. Pertemuan tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai Rp61,25 triliun yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.
Analisis juga memperkirakan bahwa IHSG bisa tembus level 8.000 pada 2025, dengan beberapa faktor yang dapat mendukung kinerja IHSG tahun ini, antara lain target pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5–5,3%, di mana konsumsi rumah tangga tetap menjadi pendorong utama.
Kesimpulan, kapitalisasi pasar Indonesia meningkat, namun IHSG turun tipis 0,56 persen. Pemerintah Indonesia terus berusaha menarik investasi strategis dari luar negeri, terutama dari Prancis, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor ketahanan energi, perdagangan, dan pertahanan.











