Ekonomi

Purbaya Buka Suara Soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Dugaan Kasus Suap

×

Purbaya Buka Suara Soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Dugaan Kasus Suap

Share this article
Purbaya Buka Suara Soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Dugaan Kasus Suap
Purbaya Buka Suara Soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Dugaan Kasus Suap

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ia masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait nasib Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang terseret kasus dugaan suap.

Purbaya mengatakan bahwa Prabowo ingin Bea Cukai semakin diperkuat, termasuk jika harus mengganti pimpinannya. Namun, keputusan tersebut masih di tangan Prabowo Subianto.

📖 Baca juga:
Pertumbuhan Ekonomi 2026: Indonesia Catat 5,61% di Kuartal I, Lampaui G20 dan Hadapi Tantangan Baru

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyinggung tentang peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) setelah adanya PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) perihal pungutan ekspor.

Luhut mengatakan bahwa sebagian peran DJBC terkait pengawasan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) akan digantikan oleh DSI. Namun, Purbaya menegaskan bahwa peran DJBC masih sama meski ada DSI.

Purbaya juga mengatakan bahwa fungsi instansi di bawah Kementerian Keuangan itu dipastikan tidak akan hilang. Ia menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto bahwa peran DJBC akan dikurangi setelah ada DSI.

📖 Baca juga:
Purbaya Yudhi Sadewa: Menteri Keuangan yang Berjuang untuk Stabilitas Ekonomi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mendalami temuan kontainer yang berisikan suku cadang kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, dan telah disita pada 12 Mei 2026.

KPK juga memeriksa tiga aparatur sipil negara pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang bertugas di Semarang untuk mendalami hal tersebut.

Dalam proses pemeriksaan, KPK juga mendalami dugaan pengusaha importir berinisial IDN memberikan kendaraan kepada pihak Bea Cukai yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.

📖 Baca juga:
Mahkamah Agung dan Kasus Korupsi: Nurhadi Tetap Dihukum 5 Tahun Penjara

Kesimpulan, Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait nasib Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang terseret kasus dugaan suap. Sementara itu, KPK mendalami temuan kontainer yang berisikan suku cadang kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *