Bisnis

Darma Henwa dan IHSG: Bagaimana Kinerja Saham di Tengah Pelemahan Bursa

×

Darma Henwa dan IHSG: Bagaimana Kinerja Saham di Tengah Pelemahan Bursa

Share this article
Darma Henwa dan IHSG: Bagaimana Kinerja Saham di Tengah Pelemahan Bursa
Darma Henwa dan IHSG: Bagaimana Kinerja Saham di Tengah Pelemahan Bursa

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Mei 2026 | Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026), dengan penurunan 0,15% ke level 446,08. Meskipun begitu, sejumlah saham seperti MIKA, TLKM, hingga JPFA masih menguat pada pembukaan perdagangan. Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang naik 1,75% ke Rp1.740, diikuti saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 1,30% ke Rp3.120, dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 1,20% ke Rp2.540.

Sementara itu, pelemahan harga saham dipimpin oleh PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang turun 5,15% ke Rp368, saham PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) turun 4,09% ke Rp1.525, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 3,93% ke Rp1.345, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 3,23% ke Rp180.

📖 Baca juga:
Grab Siapkan Potongan 8 Persen pada Tarif Ojol, Apa Artinya untuk Driver dan Penumpang?

Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di rentang level support 6.250 dan resistance di 6.500. Pada perdagangan Selasa (19/5), indeks komposit melemah 3,46% ke level 6.370. Analis menilai bahwa pelemahan tersebut adalah akibat dari tekanan jual setelah beredarnya rumor pemerintah berencana untuk mengatur ekspor komoditas melalui satu badan khusus bentukan negara.

Menilik sentimen yang menyertai IHSG, pasar akan menunggu pernyataan Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 hari ini, Rabu (20/5). Ini merupakan pertama kalinya Kepala Negara langsung menyampaikan dokumen KEM-PPKF di hadapan DPR, yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan.

📖 Baca juga:
BFI Finance Terlibat Kasus Penarikan Paksa Mobil Lexus, Pakar Hukum Sebut Proses Hukum Lambat

Selain itu, investor juga mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diumumkan Rabu (20/5), di mana menurut konsensus, Bank Indonesia akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5% dalam rangka untuk meredam pelemahan rupiah.

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG ditutup turun 0,28% ke level 6.318, kompak dengan bursa saham di kawasan Asia yang melemah. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,23% ke 59.804,41, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,57% ke 25.651,12, dan Indeks SSE Composite di China turun 0,18% ke 4.162,18.

📖 Baca juga:
Rebalancing LQ45: 7 Saham Masuk, 6 Keluar, Dampak Forced Selling & Free Float

Nilai tukar rupiah ditutup menguat di level Rp17.600 per dolar AS pada sore ini, lebih kuat dibandingkan level pembukaan pagi tadi di Rp17.714 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah terapresiasi 114 poin atau setara 0,644%.

Dalam kesimpulan, kinerja saham di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pelemahan bursa saham di kawasan Asia dan rumor pemerintah tentang pengaturan ekspor komoditas. Investasi saham memerlukan analisis yang cermat dan pemahaman yang baik tentang kondisi pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *