Uncategorized

Keretakan di Real Madrid: Mbappe Dituding Egois dan Valverde Dikecam

×

Keretakan di Real Madrid: Mbappe Dituding Egois dan Valverde Dikecam

Share this article
Keretakan di Real Madrid: Mbappe Dituding Egois dan Valverde Dikecam
Keretakan di Real Madrid: Mbappe Dituding Egois dan Valverde Dikecam

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Mei 2026 | Situasi di Real Madrid semakin memanas setelah tim tersebut mengalami pekan yang buruk, termasuk kekalahan menyakitkan dari Barcelona di El Clasico. Kylian Mbappe, bintang utama Real Madrid, kembali menjadi sorotan karena mulai muncul keraguan soal chemistry-nya dengan Vinicius Junior di lini depan Los Blancos.

Laporan dari Carrusel Deportivo menyebutkan ada kekhawatiran di internal klub mengenai bagaimana Vinicius dan Mbappe bermain bersama di atas lapangan. Bahkan, kombinasi keduanya disebut belum berjalan sesuai harapan. Jurnalis Anton Meana mengungkapkan bahwa hubungan keduanya di lapangan tak terlalu nyambung dan permainan tim justru dianggap menurun ketika Mbappe tampil.

📖 Baca juga:
Pertarungan Sengit di Premier League: Nottingham Forest dan Newcastle United Berebut Posisi

“Mereka tidak akur, dan tim bermain lebih buruk ketika pemain Prancis itu ada di susunan pemain,” ujar Meana. Komentar tersebut langsung memicu perdebatan baru soal musim kedua Mbappe bersama Real Madrid. Apalagi eks pemain PSG itu memang masih terus mendapat sorotan terkait proses adaptasinya di Santiago Bernabeu.

Anton Meana juga menilai Mbappe belum benar-benar beradaptasi dengan sistem permainan Real Madrid sejak kedatangannya. Penyerang Timnas Prancis itu bahkan disebut belum memberi dampak besar terhadap struktur permainan tim secara keseluruhan. Situasi tersebut kabarnya juga disadari oleh para pemain lain di ruang ganti.

“Dia tidak melakukan apa pun untuk beradaptasi, dan dia tidak memberi dampak. Rekan-rekannya tahu itu. Tidak ada solusi,” lanjut Meana. Perdebatan mengenai pengaruh Mbappe juga semakin panas setelah muncul statistik yang cukup mengejutkan. Sebelum kalah dari Barcelona di El Clasico, Real Madrid ternyata mampu memenangkan delapan dari 10 pertandingan saat Mbappe tidak tersedia.

📖 Baca juga:
Barcelona Siap Menghadapi Real Madrid di El Clasico

Persentase kemenangan mereka mencapai 80 persen. Tak hanya itu, Madrid juga tampil lebih produktif dengan rata-rata 2,50 gol per pertandingan dan hanya kebobolan 0,90 gol per laga tanpa kehadiran sang striker Prancis. Data tersebut kini membuat banyak pihak mulai mempertanyakan apakah kehadiran Mbappe justru membuat keseimbangan permainan Real Madrid terganggu.

Di sisi lain, situasi ruang ganti Real Madrid juga semakin memanas jelang bursa transfer musim panas ini. Sejumlah pemain senior yang berpengaruh dikabarkan meminta manajemen klub melepas Federico Valverde setelah konflik internal dengan Aurelien Tchouameni. Pekan lalu, perhatian publik tertuju pada keributan yang terjadi di ruang ganti Real Madrid antara Valverde dan Tchouameni.

Insiden itu membuat gelandang asal Uruguay tersebut mengalami cedera kepala hingga harus menepi. Kedua pemain sama-sama dijatuhi denda sebesar 500 ribu euro, dan pihak klub memilih menghentikan proses disiplin sampai di situ. Namun, persoalan ternyata belum benar-benar selesai.

📖 Baca juga:
Davide Brivio Siap Gabung Honda: Strategi Baru untuk MotoGP 2027

Menurut Ramon Alvarez de Mon, hubungan Valverde dengan beberapa rekan setimnya ikut memburuk setelah kejadian tersebut. Bahkan, sejumlah figur berpengaruh di ruang ganti Real Madrid disebut sudah meminta klub menjual Valverde pada musim panas ini. Mereka menilai situasi antara Valverde dan Tchouameni sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Keretakan di Real Madrid ini semakin menarik perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia. Bagaimana kelanjutan situasi ini dan bagaimana Mbappe serta Valverde akan menanggapi kritik dan tuntutan dari internal klub serta penggemar, masih menjadi misteri yang menarik untuk diikuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *