Bencana Alam

Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas, Upaya Pemadaman Ditingkatkan

×

Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas, Upaya Pemadaman Ditingkatkan

Share this article
Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas, Upaya Pemadaman Ditingkatkan
Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas, Upaya Pemadaman Ditingkatkan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Agustus 2026 | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas, dengan kobaran api yang merembet ke wilayah Jemplang, Kabupaten Malang. Akibatnya, lahan seluas 127 hektare telah hangus.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Gunung Bromo di kawasan TNBTS, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo. Operasi pemadaman melibatkan tim gabungan yang terdiri atas PMI Provinsi Jawa Timur, PMI Kabupaten Probolinggo, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, TNI, Polri hingga masyarakat setempat.

📖 Baca juga:
Longsor Hebat di Proyek PLTA Upper Cisokan: PLN Hentikan Sementara Pekerjaan, Tanpa Korban Jiwa

Tim gabungan mengerahkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, di antaranya ambulans PMI Kabupaten Probolinggo, truk tangki air BPBD Kabupaten Probolinggo, truk tangki air BPBD Kabupaten Malang, truk tangki air Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo hingga drone water bombing milik BPBD Provinsi Jawa Timur.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, salah satunya adalah keterbatasan kapasitas drone yang hanya mampu membawa sekitar 100 liter air dalam sekali penerbangan. Kapasitas tersebut kurang efektif untuk memadamkan titik api yang jumlahnya cukup banyak dan tersebar di berbagai lokasi.

Cuaca kering yang disertai hembusan angin kencang semakin mempercepat penyebaran api. Kabut tebal yang sesekali menyelimuti kawasan pegunungan juga membatasi jarak pandang, sehingga menghambat efektivitas operasi pemadaman, terutama melalui jalur udara.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi dan Cuaca Ekstrem: Mengenal Fenomena Alam di Indonesia

Upaya pemadaman masih dilakukan secara manual oleh tim gabungan dengan menggunakan peralatan sederhana dan dukungan drone water bombing. Namun, untuk titik api dengan kobaran besar, kemampuan drone dinilai belum memadai karena kapasitas angkut air yang terbatas.

Di lain pihak, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra) berkomitmen menuntaskan krisis air bersih menahun di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jatim. Pembangunan jaringan pipa air sepanjang Trawas hingga Ngoro ditargetkan rampung pada 2026.

Ratusan tangki air bersih disalurkan ke tiga desa terdampak selama proyek pipanisasi disiapkan. Permasalahan krisis air bersih selama puluhan tahun ini akan segera teratasi melalui pembangunan jaringan pipa air dari hulu di Trawas.

📖 Baca juga:
Gelombang Panas Melanda Eropa dan Amerika, Apa yang Terjadi?

Rencana pipanisasi dari sumber air baru Air Terjun Dlundung, Trawas disiapkan sebagai upaya efektif solusi jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana krisis air bersih di Desa Kunjorowesi termasuk Desa Manduro Manggung Gajah, Ngoro dan Desa Duyung, Trawas.

Kesimpulan, kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo terus meluas dan upaya pemadaman ditingkatkan. Sementara itu, krisis air bersih menahun di Desa Kunjorowesi akan segera teratasi melalui pembangunan jaringan pipa air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *