Bencana Alam

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Kawasan Wisata Ditutup Total

×

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Kawasan Wisata Ditutup Total

Share this article
Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Kawasan Wisata Ditutup Total
Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Kawasan Wisata Ditutup Total

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Agustus 2026 | Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, semakin meluas dan belum berhasil dipadamkan hingga Sabtu (8/8) malam. Api terus menjalar akibat hembusan angin kencang, memaksa otoritas setempat untuk menutup total seluruh akses kunjungan wisata.

📖 Baca juga:
Jadwal Shalat Jawa Timur Hari Ini: Waktu Imsak hingga Isya untuk 38 Kabupaten/Kota

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengonfirmasi bahwa api merambat di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) tepatnya di arah blok Jantur. Kuatnya hembusan angin menjadi faktor utama cepatnya perambatan api.

Tim gabungan pemadam kebakaran diinstruksikan untuk memprioritaskan keselamatan jiwa. Seluruh personel diminta berkumpul di titik aman di sekitar JLKT sebelum melanjutkan operasi pemadaman. Setelah angin sedikit mereda, tim kembali bergerak maju ke arah Jemplang melalui jalur lama untuk memutus sebaran api.

Balai Besar TNBTS memastikan setiap wisatawan yang telah membeli tiket masuk ke kawasan Gunung Bromo lewat aplikasi booking online dan memilih hari kunjungan tepat saat pemberlakuan penutupan, maka diberi kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang. Selain itu, pelancong juga diberikan opsi pengembalian uang atau refund oleh pihak Balai Besar TNBTS.

📖 Baca juga:
Khofifah Kabulkan Tuntutan Buruh: Koridor Trans Jatim Siap Layani Pasuruan Raya

Masyarakat nantinya diminta terlebih dahulu melengkapi formulir yang dicantumkan di laman booking online tersebut. Kebakaran hutan dan lahan di area Kaldera Bromo yang semakin meluas. Dokumentasi/ Balai Besar TNBTS.

Kebakaran yang mulai terjadi pada Senin (3/8) ini menunjukkan peningkatan luas yang sangat signifikan. Pada awal kejadian, luas area tercatat hanya 7,9 hektare. Angka tersebut melonjak tajam menjadi 44 hektare, lalu 51 hektare, hingga akhirnya mencapai 176 hektare pada Jumat (7/8) malam.

📖 Baca juga:
Warga Sumenep Geger Temukan Benda Torpedo Kuning di Pantai Kangean, Tim Gegana Dikerahkan

Penutupan total akses wisata ke kawasan Gunung Bromo dilakukan untuk mendukung proses pemadaman api sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan. Penutupan tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) pada Sabtu (8/8/2026) untuk mendukung proses pemadaman api sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan.

Seluruh pintu masuk kawasan TNBTS ditutup, meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Penutupan mulai berlaku Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kesimpulan, kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo semakin meluas dan belum berhasil dipadamkan. Penutupan total akses wisata ke kawasan Gunung Bromo dilakukan untuk mendukung proses pemadaman api sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *