Bencana Alam

Kebakaran Gunung Bromo Meluas Hingga 520 Hektare, Fenomena Frost Perparah Situasi

×

Kebakaran Gunung Bromo Meluas Hingga 520 Hektare, Fenomena Frost Perparah Situasi

Share this article
Kebakaran Gunung Bromo Meluas Hingga 520 Hektare, Fenomena Frost Perparah Situasi
Kebakaran Gunung Bromo Meluas Hingga 520 Hektare, Fenomena Frost Perparah Situasi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Agustus 2026 | Kebakaran di kawasan Gunung Bromo masih berlangsung dan belum berhasil dipadamkan. Api melahap ratusan hektare hingga membuat kawasan Gunung Bromo ditutup total bagi wisatawan.

Menurut Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, luas area yang terdampak kebakaran mencapai 520 hektare, mengalami penambahan sekitar 176 hektare dari data sebelumnya.

📖 Baca juga:
Helikopter Tabrakan dan Lucid Gravity, Apa Yang Terjadi?

Api tidak hanya melahap area tebing, tetapi juga merembet ke kawasan savana yang menjadi ikon wisata Gunung Bromo. Beberapa faktor utama yang menyebabkan api menjalar dengan sangat cepat adalah hembusan angin yang cukup kencang dan kondisi vegetasi yang kering.

Pantauan di lapangan menunjukkan sisa-sisa rerumputan yang menghitam di kawasan savana serta beberapa titik di sisi tengah Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dari arah Jemplang, Kabupaten Malang.

Upaya pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara. Helikopter water bombing dikerahkan untuk mengambil air dari kawasan Ranu Pani guna memadamkan titik-titik asap yang masih terlihat di area tebing wilayah Kabupaten Probolinggo.

📖 Baca juga:
Kebakaran Besar Melanda Indonesia: Dua Kali Terjadi di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali

Di sisi lain, petugas gabungan tetap melakukan patroli intensif di sepanjang Jalur Lingkar Kaldera Tengger untuk memastikan tidak muncul titik api baru. Meskipun api di beberapa titik savana sudah berhasil dipadamkan, kepulan asap putih dilaporkan masih nampak di beberapa area tebing yang sulit dijangkau secara manual.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan proses hukum bagi pemicu kebakaran di Gunung Bromo. Luas karhutla mencapai 520 hektare akibat cuaca ekstrem.

Sementara itu, kebakaran di Mal Nipah Makassar berhasil dipadamkan personel Damkarmat. Akses Jalan Urip Sumoharjo depan mal ditutup sementara.

📖 Baca juga:
Gelombang Panas Melanda Eropa dan Amerika, Apa yang Terjadi?

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mengatakan, titik api di jalur penanjakan muncul Minggu pagi. Sedangkan, siang harinya muncul titik api baru di kawasan Bukit Dingklik.

Menurut penjelasan Emil, pihaknya belum bisa memastikan titik api baru yang muncul disebabkan oleh aktivitas pembakaran atau tersambar api yang sudah ada.

Kesimpulan dari kejadian kebakaran di Gunung Bromo adalah bahwa kebakaran tersebut masih berlangsung dan belum berhasil dipadamkan. Api melahap ratusan hektare hingga membuat kawasan Gunung Bromo ditutup total bagi wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *