Bencana Alam

Gempa M 5,6 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Rangkaian Susulan Gempa Mindanao

×

Gempa M 5,6 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Rangkaian Susulan Gempa Mindanao

Share this article
Gempa M 5,6 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Rangkaian Susulan Gempa Mindanao
Gempa M 5,6 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Rangkaian Susulan Gempa Mindanao

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 11 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah pantai barat laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (11/6/2026) pukul 14.33 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Mindanao, Filipina, pada 8 Juni 2026.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan hasil analisis menunjukkan gempa memiliki magnitudo 5,4 dengan episenter berada pada koordinat 4,89 derajat Lintang Utara dan 125,43 derajat Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut sekitar 20,58 kilometer barat laut Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 10 kilometer.

📖 Baca juga:
Mantan Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Bantargebang: Kegagalan Pengelolaan Sampah yang Memicu Tragedi

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Kamis.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG, gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud. Di Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, guncangan dirasakan pada skala IV hingga V MMI. Pada intensitas tersebut, getaran dirasakan hampir seluruh penduduk dan sebagian orang dapat terbangun dari tidur.

📖 Baca juga:
Cuaca dan Gempa di Indonesia: BMKG Manado dan Berita Terkini

Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan yang terjadi setelah gempa magnitudo 7,8 yang mengguncang Mindanao, Filipina, pada 8 Juni 2026. Gempa tersebut menyebabkan 35 orang meninggal dunia dan kerusakan bangunan serta fasilitas di beberapa wilayah.

BMKG mencatat, hingga tanggal 11 Juni 2026, pukul 14.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 278 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,7. Gempa-gempa susulan ini masih berpotensi terjadi dan masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

📖 Baca juga:
Bumi: Dari Asal Usul Hingga Pengaruhnya Terhadap Kehidupan

Kesimpulan, gempa M 5,6 yang mengguncang Kepulauan Sangihe Sulut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat untuk menghadapi gempa-gempa susulan yang masih berpotensi terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *