Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juni 2026 | Gempa Jogja masih menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia, terutama setelah adanya laporan tentang rumah domes Teletubbies di Sleman yang menjadi hunian korban gempa dan kini bertransformasi menjadi desa wisata. Terletak di Kelurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, rumah domes ini memiliki bentuk unik menyerupai kubah dan menjadi daya tarik wisatawan.
Menurut Lasiyem, warga hunian dome, tempat ini dulu sangat ramai dikunjungi, tetapi sejak pandemi COVID-19, kunjungan wisatawan menurun drastis. Lasiyem menyebutkan bahwa sekarang hanya ada pengunjung dari sekolah-sekolah pada hari Sabtu dan Minggu.
Sementara itu, di Venezuela, gempa bumi kuat telah melanda wilayah tersebut, dengan perkiraan 6,76 juta orang terdampak. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB memperkirakan bahwa 2 juta orang di ibu kota Caracas terdampak langsung. IOM juga melaporkan bahwa sekitar 31,5 persen bangunan di Catia La Mar mengalami kerusakan akibat gempa.
Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan di sebagian besar wilayah Indonesia pada hari Minggu. Beberapa kota seperti Jakarta, Ambon, dan Medan diprediksi akan mengalami hujan ringan, sementara kota-kota lain seperti Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta diprediksi cerah berawan.
Bibit siklon tropis 96W juga diprediksi terbentuk di Samudera Pasifik bagian timur Filipina, yang dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem dan mempercepat pertumbuhan awan konvektif. BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya petir di beberapa wilayah.
Kesimpulan, gempa Jogja masih menjadi perhatian utama, terutama dengan adanya hunian unik yang bertransformasi menjadi desa wisata. Sementara itu, gempa di Venezuela telah menyebabkan dampak besar, dan cuaca berawan di Indonesia perlu diwaspadai. Masyarakat perlu selalu memantau perkembangan cuaca dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari risiko.









