Bencana Alam

Gempa Bumi Magnitudo 5.5 Mengguncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

×

Gempa Bumi Magnitudo 5.5 Mengguncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Share this article
Gempa Bumi Magnitudo 5.5 Mengguncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bumi Magnitudo 5.5 Mengguncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Juli 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 5.5 mengguncang wilayah Banten, tepatnya di barat daya Sumur, pada Rabu dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Menurut informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 02.44 WIB dengan kedalaman 43 kilometer. Episentrum gempa berada di 62 kilometer barat daya Sumur, Banten, pada koordinat 6.83 Lintang Selatan dan 105.04 Bujur Timur.

📖 Baca juga:
Gempa Hari Ini: Guncangan Signifikan di Indonesia, 5,3 Magnitudo Guncang Bengkulu

Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Sumur dan Pandeglang, dengan skala intensitas IV-III MMI. Skala IV MMI mengindikasikan guncangan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah, serta menyebabkan gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, dan dinding berbunyi.

BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan bahwa hasil pemodelan tidak menunjukkan potensi tsunami.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi M6.7 Guncang Sulawesi Tengah: Rincian Kerusakan dan Upaya Penanganan

Masyarakat diminta waspada terhadap gempa susulan dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG juga mencatat bahwa aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya masih cukup tinggi. Dalam kurun waktu satu bulan, tercatat sebanyak 72 kejadian gempa bumi dengan magnitudo bervariasi, mulai dari 1 hingga 3.9.

📖 Baca juga:
Cuaca Hari Ini: Ramalan Terkini untuk Berbagai Wilayah di Indonesia

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Edi Wibowo, mengatakan bahwa sebagian besar gempa bumi yang terjadi merupakan gempa dangkal. Dari total 72 kejadian, sebanyak 60 gempa memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer, sedangkan 12 kejadian lainnya memiliki kedalaman antara 60 hingga 300 kilometer.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *