Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Mei 2026 | Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Jumat, 22 Mei 2026, pukul 09.05 Wita. Guncangan kuat membuat pengunjung Hotel Sutanraja Maumbi berhamburan keluar bangunan.
Pantauan Liputan6.com, sejumlah warga terlihat berlari menuruni tangga hotel, sementara lainnya meninggalkan sarapan pagi dan menuju area terbuka di depan hotel. "Saya terpaksa meninggalkan sarapan pagi dan langsung lari keluar hotel," ujar salah satu pengunjung.
Gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di Lempeng Laut Maluku. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,17° Lintang Utara, 126,14° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 38 km.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi ini dirasakan di daerah Batang Dua dengan skala intensitas III-IV MMI, daerah Sofifi, Halmahera Barat, Tidore, dan Manado dengan skala intensitas II-III MMI.
BMKG juga mencatat bahwa dalam sepekan terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 16 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.
Sementara itu, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,7 juga terjadi di Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat, 22 Mei 2026, pukul 07:10:31 WIB. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami dan dirasakan dengan skala MMI II-III di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Kesimpulan, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,9 dan 3,7 mengguncang wilayah Minahasa Utara dan Kabupaten Jayapura, Sulawesi Utara, pada Jumat, 22 Mei 2026. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami dan dirasakan dengan skala intensitas yang berbeda-beda di beberapa wilayah.











