OLAHRAGA

Yevhen Bokhashvili: Dari Mesin Gol PSS Sleman Hingga Impian Kewarganegaraan Indonesia

×

Yevhen Bokhashvili: Dari Mesin Gol PSS Sleman Hingga Impian Kewarganegaraan Indonesia

Share this article
Yevhen Bokhashvili: Dari Mesin Gol PSS Sleman Hingga Impian Kewarganegaraan Indonesia
Yevhen Bokhashvili: Dari Mesin Gol PSS Sleman Hingga Impian Kewarganegaraan Indonesia

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Mei 2026 | Yevhen Bokhashvili, penyerang asal Ukraina yang pernah menjadi mesin gol PSS Sleman, kini menegaskan keinginannya untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI) sekaligus menyaksikan klub tempat ia mengukir nama kembali ke BRI Super League.

Bokhashvili pertama kali menginjakkan kaki di tanah air pada 2019. Setelah meniti karier di beberapa klub domestik seperti Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persikas Subang, ia bergabung dengan PSS Sleman pada musim yang sama. Penampilannya yang konsisten, terutama gol penentu kemenangan melawan RANS Nusantara FC pada Januari 2023, menjadikannya sosok yang disukai pendukung.

📖 Baca juga:
Rekor Head-to-Head Menentukan Nasib Raksasa Eropa dan Duel IPL 2026

Karier Singkat di Luar Negeri

Setelah menorehkan 13 gol dalam 48 penampilan untuk PSS, Bokhashvili sempat melanjutkan kariernya ke Malaysia dengan bergabung bersama Pahang pada tahun 2020. Ia juga memiliki pengalaman singkat di Vietnam, namun keputusan kembali ke Indonesia tetap kuat karena ikatan emosional yang terbentuk selama enam tahun terakhir.

Alasan Menginginkan Kewarganegaraan Indonesia

Pada sebuah wawancara di kanal YouTube “Bicara Bola”, pemain berusia 33 tahun itu mengungkapkan motivasinya. “Saya ingin menjadi WNI karena Indonesia sudah menjadi rumah kedua bagi saya. Jika saya menjadi warga negara Indonesia, saya bisa memberi kontribusi lebih besar bagi sepak bola tanah air, sekaligus memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk menggapai mimpi pribadi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa situasi di Ukraina yang masih dilanda perang membuat keluarganya memilih tinggal di Jerman, sehingga ia tidak dapat kembali ke tanah kelahiran.

Keluarga Bokhashvili, yang kini menetap di Jerman, mendukung keputusan sang pemain. “Ayah saya sudah berusia di atas 60 tahun, dan adik‑adik saya masih muda. Kami mengutamakan keamanan dan stabilitas, dan Indonesia menawarkan keduanya,” jelasnya.

📖 Baca juga:
Preston North End vs Southampton: Southampton Menang 3-1, Lolos ke Posisi Empat di Championship

PSS Sleman Kembali ke BRI Super League

Sementara itu, PSS Sleman meraih promosi kembali ke BRI Super League 2026/2027 setelah hanya menghabiskan satu musim di Pegadaian Championship. Pada 3 Mei 2026, klub mengalahkan PSIS Semarang 3‑0 di Stadion Maguwoharjo, mengamankan tiga poin penting dan menutup musim reguler dengan 56 poin, cukup untuk mengunci posisi juara grup.

Gol pertama dicetak oleh Gustavo Tocantins pada menit ke‑34, diikuti dua gol tambahan dari Junior Haqi (menit 58) dan Arda Alfareza (menit 86). Kemenangan ini tidak hanya menandai kembalinya PSS ke kasta tertinggi, tetapi juga menegaskan stabilitas klub yang menjadi tempat bagi Bokhashvili menghabiskan masa produktifnya.

Hubungan Antara Pemain dan Klub

Meskipun saat ini Bokhashvili tidak lagi bermain untuk PSS Sleman, ikatan emosional antara pemain dan klub tetap kuat. Ia sering menyatakan rasa terima kasihnya kepada suporter Brigata Curva Sud (BCS) yang selalu menyemangati setiap langkahnya. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor mengapa ia menganggap Indonesia sebagai rumah kedua.

📖 Baca juga:
Thomas and Uber Cup 2026: Hari Pertama China & Indonesia Santai, India vs Kanada Memanas!

Keinginan Bokhashvili untuk menjadi WNI juga sejalan dengan kebijakan naturalisasi yang semakin digencarkan oleh PSSI, mengingat kebutuhan akan pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional. Jika proses naturalisasi berhasil, ia berpotensi menjadi salah satu pemain asing yang beralih representasi ke Indonesia.

Secara keseluruhan, perjalanan Yevhen Bokhashvili mencerminkan dinamika seorang profesional yang menemukan tempat berlabuh di tanah asing, sambil tetap berkontribusi pada pertumbuhan sepak bola lokal. Di sisi lain, keberhasilan PSS Sleman kembali ke BRI Super League menegaskan bahwa klub tersebut mampu mengoptimalkan potensi pemain, termasuk mereka yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah klub.

Dengan harapan Indonesia menjadi rumah kedua yang lebih permanen, Bokhashvili menantikan proses naturalisasi yang akan membuka peluang baru bagi dirinya dan sepak bola Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *