Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung dan Bhayangkara FC pada Minggu (30/04/2024) berakhir dengan kemenangan tipis Persib 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pelatih asal Irlandia, Paul Munster, mengalami pukulan mental setelah timnya gagal mencetak gol dan dua peluang emasnya dibatalkan oleh keputusan wasit.
Sejak peluit pertama ditiup, Bhayangkara FC menunjukkan tekanan agresif. Pada menit ke-12, penyerang utama Bhayangkara, Andik Vermansyah, berhasil menembus pertahanan Persib dan menyalip kiper I Made Wirawan. Gol tersebut sempat diberi tanda GOAL, namun wasit memutuskan offside setelah meninjau VAR, menganggap pemain belakang Persib berada di posisi menghalangi. Keputusan ini memicu protes keras dari tim Bhayangkara.
Tak lama kemudian, pada menit ke-28, Bhayangkara mencetak gol kedua melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Luiz Júnior. Gol ini juga dianulir dengan alasan pelanggaran posisi pemain lawan di dalam area penalti. Kedua gol yang semula memberi harapan bagi Bhayangkara akhirnya tidak tercatat, meninggalkan skor 0-0 hingga jeda pertama.
Setelah istirahat, Persib meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-55, striker andalan Persib, Zulham Zamrun, memecah kebuntuan dengan gol tunggal setelah menerima umpan lebar dari gelandang tengah, I Made Wirawan. Gol kedua Persib tercipta pada menit ke-78 lewat aksi satu lawan satu antara gelandang kreatif, Jujun Junaidi, dan kiper Bhayangkara, Andri Rizal. Kedua gol tersebut mengunci kemenangan Persib.
Usai pertandingan, Paul Munster mengungkapkan rasa kecewa sekaligus mengkritik keputusan wasit. “Saya menghargai kerja keras tim, namun dua gol yang kami ciptakan seharusnya tetap dihitung. Keputusan yang tidak konsisten mengganggu fokus pemain dan menimbulkan ketidakadilan,” ujar Munster dalam konferensi pers singkat. Ia menambahkan bahwa tim akan melakukan evaluasi mental untuk mengatasi rasa frustrasi yang muncul.
Berikut rangkuman poin penting pertandingan:
- Persib menang 2-0 berkat gol Zulham Zamrun (55′) dan Jujun Junaidi (78′).
- Dua gol Bhayangkara dianulir: Andik Vermansyah (12′) offside, Luiz Júnior (28′) pelanggaran posisi.
- Paul Munster menilai keputusan wasit tidak konsisten dan mengancam moral tim.
- Fans Persib merayakan kemenangan, sementara suporter Bhayangkara menuntut klarifikasi dari PSSI.
- Tim Bhayangkara akan mengadakan pertemuan internal untuk memperbaiki strategi serangan.
Reaksi publik di media sosial pun beragam. Sebagian pendukung Persib menyambut kemenangan dengan antusias, menganggap keputusan wasit memberi keuntungan pada tim tuan rumah. Sebaliknya, suporter Bhayangkara menuduh bias dan menuntut adanya evaluasi atas performa ofisial pertandingan.
Pihak PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi gol yang dibatalkan. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, serangkaian insiden serupa telah menimbulkan perdebatan tentang keakuratan teknologi VAR dan prosedur peninjauan keputusan.
Ke depan, Paul Munster menyatakan fokus utama Bhayangkara adalah memperbaiki mentalitas pemain. “Kami harus bangkit dari kekecewaan ini, memperkuat mental tim, dan kembali ke jalur kemenangan. Saya percaya kami memiliki potensi untuk bersaing di papan atas,” tegasnya. Bhayangkara dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada pekan berikutnya, sementara Persib akan melanjutkan perjalanan mereka melawan PSIS Semarang.
Dengan hasil ini, Persib menambah tiga poin penting dan memperkuat posisi mereka di papan klasemen menengah. Sementara Bhayangkara harus menelan kekalahan pertama musim ini dan mencari cara untuk mengembalikan momentum positif.











