Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juni 2026 | Google baru saja meluncurkan pembaruan keamanan Android edisi Juni 2026, yang memperbaiki celah keamanan berbahaya yang dikonfirmasi sudah dimanfaatkan dalam serangan nyata. Celah ini, yang diberi kode CVE-2025-48595, memengaruhi seluruh versi Android yang masih didukung, yakni Android 14, Android 15, Android 16, dan Android 16 QPR2.
Celah ini tergolong zero-day, yaitu kerentanan yang telah dieksploitasi sebelum perbaikannya tersedia. Pengguna lokal tanpa autentikasi sekalipun bisa mengeksploitasi integer overflow untuk mengeksekusi kode sembarangan, lalu menaikkan hak akses hingga menguasai sistem secara penuh.
Google menyatakan bahwa eksploitasi yang terjadi sejauh ini bersifat “terbatas dan bertarget”, namun tanpa angka pasti dari Google, tidak diketahui seberapa besar serangan ini berakibat terhadap pengguna smartphone di dunia.
Pengguna Android 14, 15, dan 16 diminta untuk segera melakukan pembaruan keamanan untuk mengatasi celah ini. Pembaruan ini mencakup perbaikan untuk celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang untuk mengambil alih kendali perangkat.
Untuk meningkatkan keamanan perangkat, pengguna disarankan untuk selalu melakukan pembaruan keamanan secara teratur dan menggunakan aplikasi keamanan yang tepercaya.
Dalam beberapa kasus, pengguna mungkin perlu melakukan pengaturan ulang perangkat mereka setelah melakukan pembaruan keamanan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan backup data sebelum melakukan pembaruan.
Selain itu, pengguna juga disarankan untuk berhati-hati saat mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, karena aplikasi tersebut dapat mengandung malware yang dapat dieksploitasi oleh penyerang.
Dengan melakukan pembaruan keamanan secara teratur dan menggunakan aplikasi keamanan yang tepercaya, pengguna dapat meningkatkan keamanan perangkat mereka dan mengurangi risiko serangan siber.











